Connect With Us

Senpi Macet Saat Mau Tembak Warga, Dua Curanmor Dikeroyok

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 September 2016 | 10:35

Tersangka Pelaku curanmor berinisial MZ, 20, dan AA, 22, ini melakukan pencurian bersama dua rekannya GS dan PS, Sabtu (3/9/2016). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Dua curanmor  bersenpi kelompok  Lampung dihajar massa setelah gagal mencuri sepeda motor warga di Perumahan Buana Indah, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Tersangka berinisial MZ, 20, dan AA, 22, ini melakukan pencurian bersama dua rekannya GS dan PS, Sabtu (3/9/2016), sekitar pukul 12.30 WIB. Saat hendak membawa sepeda motor Honda Beat milik warga, mereka kepergok.

"Kedua tersangka sempat mencoba melarikan diri, namun dihadang warga. Salahsatu tersangka pun mengeluarkan satu pucuk senpi rakitan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto, saat menggelar hasil pengungkapan kasus dalam Giat Program Kerja 100 Hari Kapolri, di Mapolres Metro Tangerang, Senin (19/9/2016).

Tersangka sempat menodongkan senpinya ke warga. Namun saat hendak menembak, senpinya macet. Akhirnya warga mengeroyok mereka hingga babak belur.

"Di dalam senpi itu ada empat butir peluru, untung saja saat pelatuknya ditarik tidak meletus," ungkap Wiji.

Akhirnya tersangka MZ dan AA dibekuk warga. Sedangkan dua tersangka lain berhasil melarikan diri. Dari tangan keduanya diamankan dua unit sepeda motor hasil curian, satu unit sepeda motor milik pelaku, satu pucuk senpi rakitan jenis revolver, empat butir peluru dan satu kunci leter T.

"Kedua tersangka diancam pasal 363 KUHP ayat 4 tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12/1951 dengan ancaman hukuman 7 tahun," pungkas Wiji.

 

 

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill