Connect With Us

5 WN Pakistan Ditolak Masuk ke Indonesia

| Rabu, 24 Februari 2010 | 17:45

Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta bersama lima orang warga Pakistan. (tangerangnews / imgrasi)

 
TANGERANGNEWS-Kantor Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta melarang lima warga Negara Pakista untuk masuk ke Indonesia, karena diduga menggunakan visa palsu. Mereka tertangkap ketika mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
 
 Kepala Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Lukman Hakim mengatakan, kelima warga Pakistan tersebut adalah Abdul Azim, 37, Shah Jan, 49, Ali Nadir 46, Hussain Amir, 34 , dan Raza Muhammad, 25, dipulangkan ke negara asalnya pada 23 Februari pukul 23.00 WIB dengan menggunakan pesawat Emirates EK358. “Visa mereka diduga palsu,” katanya, siang ini kepada TangerangNews.com

Selain sticker visanya palsu juga penulisan yang tidak sama dengan standar penulisan visa pada umumnya. Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta kemudian mengkonfirmasikan ke Kementerian Luar Negeri untuk menyatakan apakah nomor-nomor visa tersebut memang tercatat di Kedutaan Besar Republik Indonesia Islamabat. ”Ternyata nomor visa kelima warga negara Pakistan tidak tercatat di KBRI Islamabat,” ucap Lukman.

Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk, Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agus Widjaja, menambahkan, kelima warga Pakistan itu tidak bisa menjelaskan tujuan sebenarnya mereka datang ke Indonesia. ”Mereka hanya mengatakan untuk berwisata,”katanya.

Imigrasi mencurigai kelima warga negara Pakistan itu sengaja datang ke Indonesia untuk tujuan yang tidak baik.”Bisa saja setelah berhasil masuk ke Indonesia, mereka jadikan transit untuk tujuan mereka yang tidak baik,”kata Agus. (dira)

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill