Connect With Us

Dua WN Iran Bawa Sabu, Malaysia Bawa Ketamine

| Sabtu, 19 Juni 2010 | 12:02

Dua warga Negara Iran dan Dua warga Negara Malaysia (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Dua orang warga Negara Iran dan dua  warga Negara Malaysia berhasil ringkus petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta karena menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu dan bahan baku sabu (ketamine) yang totalnya jika di rupiahkan senilai Rp3,21 miliar.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta Bahaduri Widjayanta mengatakan, kedua warga negara Iran itu adalag Hadi Karimi Razekani,28 tahun,  dan Shahram Karimi Razekani,26, tahun.

"Hadi Karimi tidak bekerja di Iran (penanggguran), sedangkan Shahram berprofesi sebagai sopir taksi," ujar Bahaduri, hari ini.

 Modus operandi yang dilakukan keduanya adalah dengan menyembunyikan  barang terlarang itu kedalam bagian bawah kopor yang sudah dirancang khusus.  Pelaku mengaku kepada petugas mereka hanya disuruh oleh seseorang di Iran bernama Omid dengan dijanjikan  uang upah sekitar Rp10 juta. "Mereka terbang ke Indonesia melalui maskapai penerbangan Emirates Airways dengan nomor penerbangan EK 356. Keduanya tiba pukul 15.25 di bandara ini, pada Jumat kemarin," tegasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas berhasil mendapatkan sabu di dalam kopor seberat 580 gram atau senilai Rp1,16 miliar. "Kami lalu memeriksanya di laboraturium dan ternyata positif," ujarnya.


Dalan pengakuannya, mereka akan mengatarkan koper berisi sabu itu ke seorang warga Negara Iran yang ada disebuh hotel di daerah Thamrin, Jakarta Pusat.

Berbeda dengan dua orang warga Negara Malaysia. Terungkapnya pemiliki ketamine seberat 2.510 gram senilai Rp2,5 miliar itu dikirim dari Mumbai India melalui paket jasa titipan. Petugas yang mengetahui tas berisi ketamine itu langsung melakukan penyelidikan dibantu petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta. "Pada tas tersebut tertuju, Ketamine itu akan diterima oleh seseorang berinisial JK yang beralamat di Taman Sari Jakarta Barat," ujarnya.


Setelah dilakukan pengembangan, Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil menangkap dua orang warga Negara Malaysia yakni Jimah Khan bin Abdul Wahin,32, dan Chok Chung Seng,26. "Keduanya berprofesi sebagai  tukang masak di restoran Malaysia, " ujar Kapolres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kombes Pol Tornagogo Sihombing.

Turut pula dalam penangkapan itu tiga orang WN Malaysia lainnya yakni Susi, Chock Chung Sek dan Suman. Namun, ketiganya tidak ikut dalam ekspos sebab polisi masih membutuhkannya untuk melakukan pengembangan penyelidikan. "Kami terus melakukan pengembangan," tandasnya (dira/deddy/rangga)
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill