Connect With Us

Korban Pilot Gadungan Terus Bertambah

| Rabu, 20 Juni 2012 | 19:09

Pelaku pilot gadungan. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Jumlah korban penipuan YT, 38, pilot gadungan yang dibekuk Polres Metro Bandara Soekarno Hatta (BSH), Senin (18/6) lalu, terus bertambah. Setelah sebelumnya pengusaha telepon seluler jenis Blackberry tertipu aksi warga Tomang, Jakarta Barat tersebut, kali ini korbannya adalah warga Serpong, yang tertipu hingga Rp160 juta.
 
Terkuaknya aksi YT ini setelah warga Serpong melaporkan ulah penipuan tersangka ke Mapolres Metro BSH, Rabu (20/6). “Satu lagi warga Serpong melaporkan aksi penipuan YT. Korban ditipu degan iming-imingan bisa masuk mskapai Lion Air, dan bisnis investasi. Transaksi penipuan terjadi di Serpong,” kata Kompol Siswo Yuwono, Kasatreskrim Polres Metro BSH.
 
Selain warga Serpong, beber Siswo, juga ada laporan dari seorang penjahit pakaian asal Pasar Baru Jakarta Pusat. “Korban ini juga melaporkan aksi penipuan yang dilakukan tersangka. Bahkan, total laporan yang diterima, sudah 10 orang yang melaporkan aksi tersangka ini,” ucap Siswo.
 
Sebelumnya, kasus penipuan ini terungkap setelah 8 orang pedagang telepon seluler Blackberry, I-pad dan I-phone dibeberapa lokasi antara lain ITC Roxi Mas, ITC Kuningan, Lippo Karawaci dan Mal Ambasador tertipu aksi pelaku yang selalu berpakaian pilot Singapore Airline berpangkat kapten tersebut.
 
Setelah para pedagang ini secara bertahap mengirim barang pesanan tersangka ke BSH, pelaku tidak membayar kepada pedagang. Sebab, para korban hanya dijanjikan sejumlah uang dengan diminta menunggu di loby terminal, sedangkan tersangka masuk ke dalam terminal, lalu menghilang.
 
“Tersangka YT alias Sujud alias Wisnu yang bekerja sebagai bos limbah ini mengaku sebagai pilot dari maskapai penerbangan Singapore Airline (SQ). Ia memesan beberapa Blackberry, I-pad dan I-phone agar dikirim ke bandara. Perbuatan ini dilakukan dari tahun 2008 hingga 2012,” jelas Siswo.
 
Doni Setiawan salah satu pedagang HP dari ITC Kuningan yang jadi korban penipuan YT mengatakan, dirinya percaya tersangka sebagai pilot karena berpakain seragam pilot dengan pangkat Kapten. “Saya lebih yakin lagi karena ia bisa keluar masuk ruang terminal dengan bebas. Makanya, itu ketika tersangka memesan Blackberry, I-pad dengan biaya hingga Rp46 juta, saya lagsung kirim ke bandara. Tapi sampai saat ini belum pernah bayar,” ucapnya.
 
Kapolres Metro BSH Kombespol Reynhard Silitonga menjelaskan, semula jumlah pedagang yang melapor ada 8 orang, tapi tak tertutup kemungkinan korban masih banyak lagi yang belum melapor. “Saya imbau yang merasa tertipu melaporkan ke Polres. Sebab, kelakuan tersangka sudah melawan hukum pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” imbaunya.(DRA)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BISNIS
Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Pesatnya pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Indonesia membuka lebar keran peluang baru bagi masyarakat untuk mendulang penghasilan.

KOTA TANGERANG
Sita 42 Dokumen, Kejari Tangerang Geledah Kantor PT WSU Terkait Kasus Korupsi Charter Pesawat Rp5,2 Miliar

Sita 42 Dokumen, Kejari Tangerang Geledah Kantor PT WSU Terkait Kasus Korupsi Charter Pesawat Rp5,2 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:53

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang terus bergerak mengusut tuntas dugaan korupsi proyek pengoperasian pesawat di PT Angkasa Pura Kargo (APK) tahun 2022 senilai Rp5,4 miliar.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill