Connect With Us

16 Tahun Praktek, Pelaku Aborsi Ditangkap

| Kamis, 4 Juli 2013 | 18:25

Ilustrasi Bayi (tangerangnews / istimewa)


SERANG-Sudah 16 tahun beraksi, Djaja Rachmat pelaku aborsi sekaligus pemilik Klinik Mulya Medika, di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang akhirnya ditangkap petugas  Polres Serang, Rabu (4/7).
 
Pelaku aborsi, terhadap Ina Damayanti, 21, warga Bojonegara, Kabupaten  Serang itu  dibekuk di rumah miliknya yang berada di Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Kapolres Serang AKBP Yudi Hermawan mengatakan, polisi telah menahan dua tersangka yaitu Djaja Rachmat dan Ina Dimyati, ibu yang melakukan aborsi.
 
Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Djaja Rachmat, tersangka telah melakukan aborsi diatas satu kali. 
Djaja mengakui dirinya sudah menjalankan praktik sebagai dokter selama 16 tahun.
 
“Tidak menggunakan jasa perantara. Biasanya yang datang langsung suaminya, dan minta aborsi istrinya," aku Djaja.
Mengenai tarif untuk aborsi, Djaja Rachmat mengaku, tidak memasang tarif kepada pasiennya.  Namun, biaya yang biasa dikeluarkan oleh pasienya dalam melakukan aborsi antara Rp1 juta - Rp3 juta. "Untuk biayanya semampunya aja,” ujarnya.

Metode aborsi yang dilakukanya yaitu induksi. Kasus ini mencuat saat polisi dari Polsek Ciruas mendapatkan laporan dari warga terkait praktik aborsi di Klinik Mulya Medika pada Selasa 4 Juni 2013 lalu.
 
Polisi kemudian menindaklanjuti dengan melakukan pengerebekan dan menemukan Ina Damayanti.
 
Selanjutnya dari hasil investigasi, polisi juga menemukan 5 janin bayi, satu diantaranya janin bayi dari rahim Ina Damayanti. (TMN)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill