Connect With Us

Moeldoko Beri 2 Truk Bantuan ke Korban Tsunami Selat Sunda

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 30 Desember 2018 | 12:00

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan bantuan untuk korban pengungsian yang terdampak dari bencana tsunami di Selat Sunda. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan dua truk bantuan kepada korban pengungsian yang terdampak dari bencana tsunami di Selat Sunda.

Dikarenakan Moeldoko sedang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya, bantuan dibawa oleh perwakilannya bernama Muhammad Randhy Aditya dan diserahkan langsung kepada Kepala Desa Sukasari Iswandi.

Rendy menyempatkan diri untuk menengok kondisi ruang kantor desa yang dijadikan pengungsian. Ada tiga ruangan pengungsian. Satu ruangan menampung puluhan orang, baik laki-laki maupun perempuan.

"Kami dari perwakilan dari bapak Jenderal Purnawirawan TNI Moeldoko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI. Kami ke sini menyampaikan kesedihan atas terjadinya bencana tsunami di Selat Sunda ini," tutur Randhy kepada pengungsi di Kantor Desa Sukasari, Pulo Sari, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12/2018).

Raut kesedihan tampak pada wajah Randhy melihat keadaan pengungsi yang hanya tidur beralaskan tikar dan sebagian dari mereka belum mendapat selimut.

"Kami sangat merasakan kesedihan juga. semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat dan pesan dari pak moeldoko bahwa pemerintah pasti akan selalu ada untuk kalian," ungkap dia.

"Amin," seru pengungsi yang antusias melihat kedatangan Randhy.

Bantuan yang diserahkan oleh Moeldoko antara lain kasur, makanan kaleng, telur, susu, popok bayi, dan beberapa barang lain yang diperlukan para korban pengungsian.

Mewakili para pengungsi, Kepala Desa Sukasari Iswandi mengakui jenis bantuan sebanyak dua truk tersebut merupakan bantuan yang sangat dibutuhkan para pengungsi saat ini. 

"Kami selaku dari tim relawan dan seluruh saudara kita terkena musibah mengucapkan banyak terima kasih atas semua bantuan. ini sangat bermanfaat terutama alas tidur yang memang saudara kita selama ini tidur hanya di atas tikar," ucap Iswandi

Selain itu, lanjut Iswandi, bantuan makanan yang diberikan oleh Moeldoko juga disenangi oleh para pengungsi karena cukup bervariasi untuk dimasak di dapur umum.

"Makanan siap saji seperti makanan kaleng dan telur ini memang kita butuhkan, karena biasanya pada kemarin bantuan sama, lebih banyak mi instan, air mineal, dan pakaian," tutur dia.

Iswandi melanjutkan, sebagian bantuan dari Moeldoko diberikan langsung kepada pengungsi di kantor desa dan beberapa lokasi pengungsian terdekat. Sementara sisanya akan didistribusikan ke beberapa pengungsian di tempat lain.

"Sebagiannya lagi akan kita distribusikan ke beberapa titik, yaitu desa Sukaraja, Banjarwangi, Karyawangi, Koranji. dan juga wilayah Jiput seperti Paniis dan Pamarayan," pungkasnya.(MRI/RGI)

TagsBanten
AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill