Connect With Us

ISKI Banten Wacanakan Seminar Komunikasi Bencana

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 5 Januari 2019 | 13:46

Ketua ISKI Banten Yopy Perdana Kusuma bersama Kaprodi Ilmu Komunikasi Unsera dan Kaprodi Untirta setelah rapat yang memutuskan seminar nasional. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sepanjang 2018, tercatat 5 fenomena bencana alam melanda Indonesia. Rangkaian bencana ini diawali dengan gempa bumi Lombok, kemudian tsunami Sulawesi Tengah, gempa Jawa Timur, banjir bandang dan longsor Mandailing Natal, hingga tsunami Selat Sunda.

Rentetan peristiwa yang merenggut ribuan korban jiwa tersebut telah dihadapi. Namun sebelum dan sesudah bencana, ada teknik yang harus diimplementasikan dalam berkomunikasi khususnya penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Para pengurus ISKI Banten setelah menggelar rapat di kampus Untirta.

Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Banten mewacanakan menggelar seminar nasional dengan mengambil tema ‘Komunikasi Bencana: Sebelum dan Sesudah’.

Rencana seminar tersebut lahir berdasarkan hasil rapat para pengurus ISKI Banten di Gedung Serbaguna FISIP Untirta, Jumat, (4/1/2019).

Ketua ISKI Banten Yopy Perdana Kusuma mengatakan, berkomunikasi dalam menghadapi bencana saat sebelum maupun sesudah sangat penting diperhatikan. Terlebih ketika sebelum bencana, peringatan dini yang akurat sangat penting menjadi informasi bagi masyarakat, demi mengurangi dampak akibat bencana itu sendiri.

“Kami akan bahas penguatan mitigasi bencana terhadap kegagalan teknologi,” ujar Yopy, Sabtu (5/1/2019).

Selain membahas mitigasi, seminar juga akan membahas serangkaian materi komunikasi bencana dan sesudah lainnya secara konkret. 

Antara lain membahas komunikasi kesehatan dalam pemulihan pasca bencana, komunikasi budaya dalam melihat bencana alam, etika jurnalisme dalam merekonstruksi peristiwa bencana, bencana dalam perspektif komunikasi politik, hingga peran pemerintah dalam komunikasi bencana.

“Acara ini juga direkatkan dengan momerandum of agreement antar prodi ilmu komunikasi se-Banten,” jelas Yopy. 

Seminar national ini diagendakan digelar bertepatan pada hari bumi, Senin (22/4/2019) di Auditorium Untirta. Para stakeholder terkait seperti BMKG, Kemensos dan BNPB pun direncanakan turut hadir.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill