Connect With Us

Di Serang,"Sri Gila" Dikormas Dikira Penculik

| Selasa, 24 Agustus 2010 | 21:57

Benedicta, sepupu Nova menunjukan foto Nova kepada wartawan di rumahnya. (tangerangnews / dens)

 
TANGERANGNEWS-Sri Sulistiani, 40, warga Dusun  Margorejo, Desa Cuntung, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, ditemukan dengan kondisi badan dipenuhi dengan penuh luka, di Kampung Cilandak, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.
 
 Korban dikeroyok warga, karena dituding sebagai pelaku penculikan anak.  Sri yang belakangan diketahui gila itu, dikeroyok di Kampung Buruk Bujuk, Kecamatan Warung Gunung, Kabupetan Lebak. Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki melintas di Kampung Buruk Bujuk.
 
Warga yang curiga dengan gerak-gerik Sri kemudian menegurnya. Namun Sri yang diduga mengalami gangguan jiwa itu, malah tidak menjawab dan langsung berlari meniggalkan para warga tersebut.
 
Kapolda Banten Brigjen Pol Agus Kusnadi menegaskan, bahwa kasus penculikan terhadap anak seperti yang dikhawatirkan masyarakat tidak pernah terjadi di wilayah hukum Polda Banten.
 
Bahkan kata Kapolda, penyebaran informasi mengenai kasus penculikan melalui SMS dan selebaran, hal itu hanya isu yang dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Pesan SMS itu tidak benar. Sampai sekarangpun kami belum menerima adanya laporan penculikan,” tegas Kapolda Banten.

Kapolda Banten juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri lantaran dapat dikenai sanksi pidana. Masyarakat diharapkan menyerahkan orang-orang yang dicurigai kepada kantor polisi terdekat tanpa perlu menghakimi. “Masyarakat tetap harus waspada tapi tidak main hakim sendiri,” tegas Agus Kusnadi.
 
 Sebelumnya di Kabupaten Tangerang dua orang tewas, satu dibakar hidup-hidup , satu lagi diseret dengan mobil. Sebelumnya, wanita bernama Ningsih juga dikormas di Cisoka. Sedangkan yang terbaru, mobil Avanza dirusak, seluruh penumpang dan sopir yang ada di dalamnya dikeroyok karena diduga sebagai penculik. (tm/dira)
 
WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill