Connect With Us

1.000 Masyarakat Adat di Lebak Banten Akan Disuntik Vaksin COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:47

Suku Baduy Dalam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 1.000 masyarakat adat di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten akan divaksinasi COVID-19. Mengingat kelompok masyarakat tersebut dianggap rentan terhadap penularan virus, karena interaksi mereka dengan orang-orang yang kerap keluar-masuk ke lingkungan mereka.

Hal ini juga sebagai upaya ini untuk memastikan agar masyarakat atau komunitas adat serta generasi penerusnya, mampu bertahan dari pandemi. Sehingga mereka bisa beraktivitas khususnya dalam menjaga wilayah adat.

Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Kemendikbud-Ristek, Sjamsul Hadi mengatakan, inisiatif pemberian vaksin untuk masyarakat adat dipersiapkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah terkait, dan LSM.

Dalam pelaksanaan vaksinasi masyarakat adat, semua pihak saling bekerja sama seperti Pemerintah Kabupaten Lebak, Mandalawangi, Persatuan Urang Baduy (PUB), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Pemberian vaksin bagi masyarakat adat mendapat respons yang positif dari berbagai pihak terkait," kata Sjamsul, seperti dilansir dari Medcom, Jumat 15 Oktober 2021.

Selain diharapkan dapat memutus rantai dan mencegah penyebaran COVID-19, Kegiatan vaksinasi kepada masyarakat adat merupakan salah satu upaya pemenuhan hak-hak mereka sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

“Dan dapat membuka akses kesehatan bagi seluruh masyarakat adat di Indonesia,” kata Sjamsul.

Selain pemberian vaksin, juga dilakukan sejumlah aksi seperti penanaman bibit pohon dan juga penyerahan sarana penunjang kesehatan seperti masker, sabun cuci tangan hingga vitamin, serta penunjang pendidikan bagi masyarakat adat.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill