Connect With Us

Gempa Megathrust Selat Sunda Bermagnitudo 8,7 Jadi Ancaman yang Sesungguhnya

Tim TangerangNews.com | Senin, 17 Januari 2022 | 09:13

Zona Megathrust di pantai barat Sumatera, selatan Jawa, hingga selatan Nusa Tenggara Timur. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, gempa Banten bermagnitudo 6,6 yang terjadi Jumat 14 Januari 2022 sore, bukan merupakan ancaman sesungguhnya dari segmen megathrust Selat Sunda.

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebutkan segmen itu mampu memicu gempa dengan magnitudo tertarget mencapai 8,7. “Ini dapat terjadi sewaktu-waktu, inilah ancaman yang sesungguhnya, ada di magnitudo 8,7, tapi entah kapan kami nggak tahu, kapan saja dapat terjadi,” ujar Daryono melalui keterangan tertulis, Sabtu 15 Januari 2022.

Menurut BMKG, potensi magnitudo sebesar itu karena Selat Sunda merupakan wilayah zona seismic gap atau jarang gempa besar selama ratusan tahun. Sebelumnya, gempa besar yang merusak dan memicu tsunami telah terjadi di selatan dan utara segmen itu, yaitu gempa Pangandaran bermagnitudo 7,7 pada 2006 dan gempa Bengkulu bermagnitudo 8,5 pada 2007.

Potensi bencana sangat besar dikuatkan dengan catatan sejarah bahwa beberapa kali terjadi gempa dahsyat dan tsunami di wilayah Selat Sunda sejak ratusan tahun lalu. 

Daryono menerangkan, pada gempa M 6,6 Jumat lalu tidak berpotensi tsunami karena magnitudonya yang masih di bawah ambang batas rata-rata gempa pembangkit tsunami, yakni 7,0. 

Selain itu, kata dia, gempa dari laut, 132 kilometer arah barat daya Pandeglang itu mempunyai kedalaman sumber tergolong dangkal, yaitu 40 kilometer. "Data pemantauan muka laut tidak menunjukkan adanya catatan perubahan muka laut pascagempa," tuturnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kumpulkan Rp1 Miliar Donasi Korban Bencana NTT

Pemkab Tangerang Kumpulkan Rp1 Miliar Donasi Korban Bencana NTT

Rabu, 9 September 2026 | 20:22

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengumpulkan donasi sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari hasil penggalangan dana pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.

OPINI
Tunduk Syariat

Tunduk Syariat

Selasa, 8 September 2026 | 22:01

Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill