Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten Ahmad Subagja menyebut banyak anggota KPPS yang kelelahan saat bertugas mengawal proses pemungutan hingga perhitungan suara Pemilu 2024.
"Kami dapat laporan banyak anggota KPPS yang cukup lelah, khususnya di Tangerang," ujarnya, Kamis 15 Februari 2024.
Alhasil, KPU Provinsi Banten meminta KPU di setiap daerah untuk berkoordinasi dengan para tenaga kesehatan (nakes), agar bisa melakukan pemeriksaan pada anggota KPPS yang sedang melakukan perhitungan suara.
"Setiap anggota KPPS yang merasa lelah, kami minta langsung istirahat dan bisa langsung menghubungi tenaga kesehatan. Karena, sesuai aturan pun proses perhitungan suara bisa digelar sampai jam 12.00 WIB hari ini. Jadi kami minta tetap jaga kesehatannya," ungkap Ahmad.
Sementara terkait peristiwa meninggalnya petugas KPPS saat proses perhitungan suara di TPS 86, Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu 14 Februari 2024, malam, Ahmad mengaku berduka atas musibah yang terjadi.
"Kami turut berduka cita dan tentu kami harapkan tidak ada kejadian seperti ini lagi. Soal kesiapan tenaga kesehatan, kita sudah koordinasikan, terutama di Tangerang, atas kasus itu," terangnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Tangerang. Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Azhom, KH Chairuddin bin H. Serin Mukhtar, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa 3 November 2026, pukul 14.25 WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews