Connect With Us

Ombundsman Beberkan SMA Negeri di Banten Kelebihan Kapasitas Gegara Banyak Siswa Titipan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 11 Oktober 2024 | 14:41

Ilustrasi Siswa SMA (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Daya tampung siswa pada sekolah-sekolah tingkat SMAN/SMKN di Provinsi Banten mengalami kelebihan kapasitas akibat adanya penambahan kuota, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2024. 

Penyebab kelebihan daya tampung ini salah satunya karena tidak meratanya sebaran sekolah negeri di tiap daerah.

Sementara, masyarakat juga saat ini ingin akses pendidikan negeri dan menyasar sekolah berlabel favorit. Akhirnya, muncul keinginan untuk menitipkan anak-anaknya dengan berbagai cara.

"Data yang kami himpun mengenai fenomena siswa titipan ini dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan pejabat, LSM atau wartawan, hingga oknum aparat," kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten Fadli Afriadi di Serang, seperti dilansir dari Detikcom, Jumat 11 Oktober 2024.

Berdasarkan hasil analisis Ombudsman terhadap data daya tampung awal, dengan data yang telah ter-input pada data pokok pendidikan (dapodik), selama periode Juni-September 2024, terdapat selisih jumlah.

Ombudsman menemukan penambahan sekitar 3.651 siswa. Sementara, dari total 160 SMAN di Provinsi Banten, 29 sekolah di antaranya mengalami kelebihan jumlah siswa hingga lebih dari 10 persen dari daya tampung awal, seperti dilansir dari Anatarnews.

Fadli menyebutkan data kelebihan kapasitas siswa tingkat SMAN di Banten selama 4 tahun terakhir.

"Pada tahun 2021 adalah sebanyak 2.470 siswa, pada tahun 2022 sebanyak 2.397 siswa, pada tahun 2023 sebanyak 5.419 siswa dan menurun pada tahun 2024 menjadi sebanyak 3.651 siswa," ujarnya.

Fadli menyatakan sesuai dengan Permendikbud 47/2023, siswa per kelas atau per rombongan belajar (rombel) maksimal sebanyak 36 siswa.

Untuk jumlah maksimal rombel per sekolah adalah 36 rombel kelas X, XI dan kelas XII, atau rata-rata 12 kelas per angkatan.

"Sehingga daya tampung rata-rata siswa per angkatan adalah 432 siswa dengan syarat jumlah ruang kelas memenuhi," katanya.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
DPR RI Bahas Soal Premanisme saat Kunker ke Kawasan Industri Tangerang, Bupati Klaim Tidak Ada Laporan

DPR RI Bahas Soal Premanisme saat Kunker ke Kawasan Industri Tangerang, Bupati Klaim Tidak Ada Laporan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:36

Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Rabu 26 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill