TANGERANGNEWS.com-Suasana arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 18 Maret 2026 malam hari.
Bisingnya suara kendaraan meramaikan suasana lalu lintas di jalan arteri, didominasi oleh para pemudik motor dan mobil yang akan menuju Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Banten
Di bilangan Cikupa, tepatnya di akses Kawasan Citra Raya Tangerang, terlihat suasana penumpukan pemudik yang tengah beristirahat.
Salah satu pemudik asal Lampung, Nina mengaku rela berangkat selepas kerja agar bisa menemui orang tua serta sanak saudaranya di kampung halamannya.
Nina tampak berbincang bersama suami, adik dan juga keponakannya saat beristirahat di Halte Transjakarta Citra Raya pada Rabu 18 Maret 2026, malam.
Nina bersama tiga orang keluarganya rela mengalami kemacetan di Kota Metropolitan agar bisa melepas rindu bersama keluarganya di Tanggamus, Lampung.
"Mudik kali ini beda dengan tahun kemarin, yang sekarang macetnya lebih parah," kata Nina yang juga warga Jakarta Timur.
Nina mengaku lebih memilih mudik pada saat malam hari untuk menghindari panas teriknya matahari. Selain itu, mudik di malam hari juga bisa membuatnya menjadi lebih santai saat perjalanan.
"Kalau mudik biasa pakai motor sih, ini berangkat sama rombongan, suami, keponakan sama adik," ucapnya.
Di samping itu, pemudik motor dengan rute menuju Lampung lainnya, Ali yang mengaku rela melakukan perjalanan selama 12 Jam untuk kembali ke kampung halaman tercintanya.
Ali turut membawa sekotak kardus berisi baju baru serta makanan, untuk dibagikan sebagai cinderamata kepada keluarga dan sanak saudara.
Ia juga menyematkan tulisan di belakang kardus tersebut yang berisi sejauh apapun dia merantau, Lampung akan tetap menjadi tempatnya untuk pulang.
"Saya sama rombongan dari Jakarta Barat, tiap tahun emang rutin mudik pakai motor," tuturnya.