Connect With Us

Antisipasi TKD Dipangkas Rp554 Miliar, Pemprov Banten Siapkan 5 Strategi Amankan Belanja Wajib dan Layanan Publik

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 7 Oktober 2025 | 21:08

Gubernur Andra Soni bersama para kepala daerah anggota APPSI bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa 7 Oktober 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menyusun langkah mitigasi fiskal setelah Gubernur Andra Soni bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa 7 Oktober 2025.

Pertemuan yang dihadiri para kepala daerah anggota APPSI ini membahas potensi koreksi negatif Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun 2026.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengungkapkan bahwa Pemprov harus siap menghadapi potensi pengurangan TKD hingga mencapai Rp554 miliar.

Strategi ini disiapkan untuk memastikan belanja wajib (mandatory spending) dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Berikut adalah 5 langkah strategis Pemprov Banten yang akan segera dieksekusi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Provinsi Banten:

 

1. Realokasi Anggaran dari Administrasi ke Sektor Produktif

Pemprov Banten akan melakukan perhitungan ulang anggaran secara cermat untuk mendorong realokasi belanja.

"Anggaran akan dialihkan dari pos belanja administrasi ke sektor-sektor yang lebih produktif dan memiliki dampak langsung terhadap pelayanan dasar masyarakat," kata Rina.

 

2. Efisiensi Anggaran dan Fokus Program Prioritas

Pemprov berkomitmen meningkatkan akurasi perencanaan anggaran. Tujuannya adalah memastikan penyusunan anggaran lebih efektif, lebih fokus pada program prioritas, serta meminimalisasi kegiatan yang bersifat pendukung dan administratif.

 

3. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Untuk memperkuat kapasitas fiskal internal, Pemprov Banten akan mengoptimalkan PAD. Langkah ini meliputi intensifikasi pajak dan retribusi melalui sistem monitoring dan evaluasi yang ketat untuk memperluas basis pajak dan retribusi daerah.

 

4. Pemanfaatan Aset dan Kerja Sama Pihak Ketiga

Selain intensifikasi pajak, Pemprov akan memaksimalkan pemanfaatan aset-aset milik daerah. "Ini dilakukan dengan menjalin kerja sama pemanfaatan aset dengan pihak ketiga sebagai salah satu sumber baru penerimaan daerah," ungkap Rina.

 

5. Pendampingan Fiskal Berbasis Kinerja

Gubernur Banten, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, akan memberikan insentif berbasis kinerja dan pendampingan regulasi kepada daerah-daerah di Banten yang memiliki kinerja fiskal rendah. Strategi ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi PAD secara kolektif di seluruh wilayah provinsi.

Rina Dewiyanti menambahkan, langkah-langkah ini juga mencakup pengamanan mandatory spending dan melakukan manajemen kas atau cash flow yang lebih akurat untuk menjaga stabilitas keuangan daerah.

"Strategi ini diharapkan menjadi kunci bagi Banten untuk melewati potensi tantangan fiskal di tahun 2026 tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik," katanya.

TEKNO
Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:05

Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

KOTA TANGERANG
2 Pemuda di Tanah Tinggi Terciduk Bawa Ganja saat Asyik Nongkrong Dini Hari

2 Pemuda di Tanah Tinggi Terciduk Bawa Ganja saat Asyik Nongkrong Dini Hari

Senin, 1 Juni 2026 | 13:05

Dua orang pemuda berinisial DS alias K, 28, dan PS, 26, terpaksa harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan memiliki narkotika jenis ganja di kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, pada Minggu 31 Mei 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill