Connect With Us

16 LSM Lapor, Bawaslu Jadikan Rujukan Jika Ada Gugatan

| Jumat, 30 September 2011 | 17:22

Sejumlah pimpinan LSM, dari 16 LSM yang lapor ke Bawaslu. (dokumen LIRA / dokumen LIRA)

TANGERANG-Sebanyak 16 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Tangerang kembali bertemu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jakarta, Jumat (30/9). Kedatangan mereka untuk menegaskan kembali laporan yang dihentikan Panwaslu tingkat Kabupaten/Kota di wilayah Banten.

Walikota LIRA Kota Tangerang  Yuhendi Alamsyah mengatakan, kedatangan pihaknya ke Bawaslu ini merupakan bagian dari kurang ditanggapinya laporan LIRA oleh Panwaslu Kota Tangerang. “Kami yakin pembangian roti adalah pelanggaran yang diduga sistematis, terstruktur dam massif,” tutupnya.

“Hari ini kami diundang Bawaslu untuk mengklarifikasi semua laporan yang hentikan tanpa keterangan yang jelas oleh Panwaslu di Tangerang,” tambah Drajat Sumarsono dari Gemma Banten..
Dalam pertemuan itu, sebagaimana diterangkan Drajat, Bawaslu siap menegaskan semua pelanggaran yang dihentikan Panwaslu tingkat Kabupaten/Kota di Tangerang.

Bahkan, sejumlah pelanggaran yang dihentikan itu, akan tetap jadi catatan Bawaslu untuk menjadi barang bukti di Mahkamah Konstitusi (MK) nanti. “Bawaslu yang diwakili Nungung Murdianingsih sudah menegaskan bahwa tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Kedatangan belasan LSM tersebut dibenarkan Ketua Divisi Penanganan Pelanggaran Pemilu pada Bawaslu Nunung Murdianingsih. Menurut Nunung, Bawaslu memastikan tidak akan mendiamkan begitu saja laporan-laporan yang masuk di tingkat Panwaslu Kota/Kabupaten pun Panwaslu Provinsi cukup sampai tingkat Bawaslu. Pelanggaran yang masuk tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bahan bukti hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika terjadi gugatan perkara Pemilu.

Demikian hal ini dinyatakan Bawaslu Nunung Murdianingsih usai menemui 16 lembaga swadaya masyarakat (LSM) se-Kota Tangerang di Kantor Bawaslu, Jakarta. “Kami tetap akan simpan berkas laporan pelanggaran yang masuk sebagai rujukan kami manakala ada gugatan Pemilu di MK,” kata Murdianingsih ketika dikonfirmasi ulang wartawan.

Menurut wanita berkacamata tersebut, banyak sekali keterbatasan bagi lembaga pengawas mulai dari tingkat kota/kabupaten, provinsi hingga Bawaslu sendiri dalam menyelesaikan laporan yang masuk. Hambatan utama adalah, benturan undang-undang Pemilu dan juga penyelesaian masalah yang ditengat waktu.

“Kami akui banyak laporan yang tidak bisa kami lanjutkan dan terpaksa kami hentikan karena terbentur undang-undang. Salah satunya, laporan yang kedaluarasa dan tidak memenuhi unsur pelanggaran. Namun begitu, laporan itu tetap akan kami simpan sebagai rujukan kami saat ada gugatan kelak,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mendesak kepada Panwaslu Provinsi Banten untuk melakukan pengawasan dan supervisi kepada Panwaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Bentuk supervisi yang diharus dilakukan adalah menindak setiap Panwaslu yang tidak melaksanakan mekanisme penyelesaian pelanggaran yang tidak sesuai perundangan. “Kalau kami terlalu jauh untuk melakukan supervisi. Tapi, kamis udah perintahkan Panwaslu Provinsi yang melakukan itu. Saat ini, kami juga sudah panggil Panwaslu Provinsi untuk penegasan hal tersebut,” singkatnya. (TNS)
 

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill