Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero)Unit Induk Distribusi (UID) Banten meraih Lestari Award 2026 pada kategori Innovative Partnership melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badak Hitam Low Carbon Smart Farming.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Lestari Summit & Awards 2026 yang diselenggarakan KG Media.
Mengusung tema "The Regenerative Pulse: Agile Ideas, Resilient Systems, Disruptive Change", ajang ini memberikan penghargaan kepada perusahaan, organisasi, dan pelaku usaha yang dinilai mampu menghadirkan dampak positif melalui program keberlanjutan.
Kategori Innovative Partnership diberikan kepada program yang berhasil membangun kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Penilaian dilakukan oleh 12 dewan juri yang berasal dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi, organisasi non-pemerintah, hingga profesional di bidang keberlanjutan.
Program Badak Hitam dikembangkan sebagai solusi untuk memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi kawasan pangan terpadu berbasis elektrifikasi dan rendah emisi karbon.
Dalam pelaksanaannya, PLN UID Banten menggandeng TNI, Laskar Santri Nusantara, koperasi, dan masyarakat setempat.
Konsep yang diterapkan menggabungkan berbagai sektor dalam satu kawasan, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, pengelolaan limbah, hingga pemanfaatan listrik untuk kegiatan produktif.
Melalui pendekatan tersebut, lahan yang semula terbengkalai dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy mengatakan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi PLN untuk terus mengembangkan program sosial yang memberikan manfaat nyata.
"Penghargaan ini menjadi pelecut kami untuk terus memperluas kolaborasi lintas sektor dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten," ujar Tonny.
Ia menilai keberhasilan program tidak terlepas dari keterlibatan seluruh mitra yang ikut mendukung pelaksanaannya, mulai dari TNI, Laskar Santri Nusantara hingga koperasi yang membantu menjaga keberlanjutan program di tingkat masyarakat.
"Melihat lahan yang semula tidak produktif kini berhasil sumber pangan sekaligus sumber penghasilan bagi masyarakat adalah bukti kolaborasi semua pihak sehingga mampu menghadirkan perubahan yang nyata," tambahnya.
Selama enam bulan berjalan, program tersebut telah menunjukkan perkembangan. Tercatat sebanyak 42 ekor ternak produktif dikelola dalam kawasan program, sementara budidaya ikan mencapai 5.000 bibit nila dan patin.
Sistem pengolahan limbah yang diterapkan juga mampu menghasilkan sekitar 75 ton kompos organik setiap dua bulan.
Dari sisi pemberdayaan masyarakat, sejumlah santri yang sebelumnya mengikuti pelatihan kini telah bekerja secara tetap dengan penghasilan rutin.
Selain itu, kelompok karya bakti yang dibentuk dalam program tersebut mulai berkembang menjadi pelaku usaha di bidang pertanian.
Melalui Program Badak Hitam, PLN UID Banten terus mendorong pemanfaatan listrik sebagai pendukung pembangunan berkelanjutan.
Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emissions 2060 sekaligus pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
Calon pengantin yang sedang mencari tempat dan vendor pernikahan bisa datang ke Vega Hotel Gading Serpong.
Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) guna mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di berbagai wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews