TANGERANGNEWS.com-Kebakaran yang melanda PT. Technoplastika Prima Perdana, sebuah perusahaan produksi plastik yang berlokasi di Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Minggu 6 September 2026, tak kunjung padam.
Diketahui, kebakaran tersebut terjadi sejak pukul 12.08 WIB, hingga pukul 22.09 WIB, api yang membakar pabrik tersebut masih berkobar.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi terlihat, petugas pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang masih berjibaku dalam memadamkan api.
Terlihat sejumlah bangunan pabrik tersebut roboh lantaran dilalap si jago merah. Selain itu, terdengar pula beberapa kali suara ledakan di dalam area lokasi kebakaran tersebut.
Komandan Peleton (Danton) BPBD Kabupaten Tangerang, Amirudin mengatakan, pihaknya masih terus berjibaku dalam memadamkan api.
"Baik, untuk perjalanan dalam proses pemadaman kita sudah memasuki kurang lebih 10 jam. Untuk saat ini api berusaha dikendalikan. Untuk proses pemadaman setelah itu kita mensterilkan area, hanya sebatas pendinginan," kata Amir di Lokasi.
Ia mengungkapkan, terdapat tiga bangunan dengan luas sekitar 12 ribu meter persegi terbakar api. Atas kebakaran tersebut, kata Amir, kerugian yang dialami perusahaan tersebut ditaksir mencapai miliaran.
"Kalau untuk kerugian yang terdampak besar, tiga bangunan, kurang lebih hanya estimasi ya, dugaan sementara kurang lebih Rp10 miliar," ungkapnya.
Selain itu, Amir menyebut, kencangnya angin serta sulitnya akses menuju titik air membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit. Akibatnya, percikan api sempat merembet hingga ke rumah warga sebelum akhirnya bisa ditangani.
"Untuk saat ini hanya rumah warga terdampak karena percikan api yang begitu dekat, tapi masih bisa di-backup ke rumah-rumah pemukiman warga dengan unit TNI dan unit dari kabupaten," sebutnya.
Amir menjelaskan, lamanya proses pemadaman serta banyaknya hambatan membuat BPBD Kabupaten Tangerang menambah armada serta personel untuk menangani api.
"Kalau untuk unit ada penambahan dari Pos Legok, satu unit diluncurkan. Saat ini, jadi ada 13 unit pemadam kebakaran. Berarti kurang lebih ada 75 personel dari petugas Damkar Kabupaten Tangerang," jelasnya.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang masih terus berjibaku untuk memadamkan api.