Connect With Us

Pemkot Tangsel Berikan Panduan Teknis Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 6 September 2026 | 22:28

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memakaikan sebuah masker kepada anak kecil dalam kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di sejumlah wilayah Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 5 Juli 2021 malam. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluarkan imbauan resmi agar warganya tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi.

Imbauan ini menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang kini berada pada status Level III (Siaga).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin menjelsakan meskipun posisi gunung tersebut berada jauh dari wilayah Tangsel, pihaknua memandang pentingnya memastikan masyarakat mendapatkan informasi akurat serta tidak mudah terprovokasi kabar simpang siur.

"Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Pusat, BMKG, Badan Geologi/PVMBG, BNPB, serta berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan situasi secara berkelanjutan," katanya, Minggu 6 September 2026.

Asep juga mengimbau masyarakat Tangerang Selatan untuk tetap tenang, tidak panik, tetapi tetap waspada dan disiplin memantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, maupun BNPB.

"Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Tangsel turut memaparkan panduan teknis keselamatan lengkap berdasarkan protokol mitigasi darurat bagi warga:

 

  1.   Gunakan Masker dan Pelindung Mata

Warga disarankan menggunakan masker yang tepat seperti KN95 atau setara karena masker bedah biasa kurang efektif menyaring partikel debu halus. Selain itu, warga dianjurkan memakai kacamata pelindung untuk mencegah iritasi.

"Jika mata terkena abu, jangan dikucek, melainkan segera bilas dengan air mengalir," ujar Asep.

 

  2.   Kurangi Kecepatan Berkendara

Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra karena jalanan yang terpapar abu vulkanik berpotensi licin.

Kecepatan kendaraan dibatasi maksimal 40 kilometer per jam, menjaga jarak aman dan menyalakan lampu untuk visibilitas.

"Cuci kendaraan secara menyeluruh, bukan sekadar dilap, mengingat abu vulkanik bersifat asam dan dapat memicu karat," tambah Asep.

 

  3.   Tutup Rumah

Warga diimbau menutup rapat ventilasi serta celah rumah menggunakan kertas atau lakban guna meminimalisir masuknya debu ke dalam ruangan.

 

  4.   Kurangi Aktivitas Berat di Luar

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan jika kualitas udara buruk. Segera beristirahat dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi.

"Pastikan selalu memantau perkembangan informasi terkini melalui kanal resmi pemerintah,” tegas Asep.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TANGSEL
Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:40

Insiden ledakan besar mengguncang kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill