Connect With Us

Pengangguran di Banten Tembus 650 Ribu Jiwa, Lulusan SMK Malah Jadi Penyumbang Terbesar

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 23 September 2026 | 17:36

Ilustrasi Pengangguran (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

‎TANGERANGNEWS.com-Jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencapai 650 ribu jiwa. Ironisnya, lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dipersiapkan untuk kerja malah mendominasi jumlah tersebut.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan tingkat pendidikan masyarakat banten yang mayoritas merupakan lulusan SMK dan SMA turut mempengaruhi tingginya angka pengangguran.

‎"Ada beberapa indikator. Yang pertama memang perlu kami akui bahwa pengangguran itu disumbang justru terbesar dari lulusan SMK," kata, dalam acara Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) di SMK dan LPK Gyokai Indonesia Kompeten, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 23 September 2026.

‎Deden menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Polda Banten, bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gyokai Indonesia Kompeten yang bermitra dengan sekitar 200 perusahaan, untuk mengatasi tingginya angka pengangguran di Banten.

‎"Untuk sekarang yang tadi kerja sama kurang lebih 200 perusahaan. Dengan adanya program seperti ini, kita berharap ke depan bisa mengurangi pengangguran di Banten," terangnya.

‎Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyebut tingginya angka pengangguran dapat meningkatkan risiko adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

‎"Dari data yang ada, tingkat pengangguran oleh karenanya dengan ada 6,7% dari jumlah penduduk yang ada di Provinsi Banten, kurang lebih 650 ribu. Bilamana tingkat pengangguran tidak bisa kita kurangi, tentu akan berimplikasi terhadap gangguan kamtibmas," ujarnya.

‎Ia berharap, dengan adanya program tersebut, risiko gangguan kamtibmas dan tindak kriminal akibat pengangguran dapat diminimalkan.

‎"Semoga program ini dapat mengentaskan, mengurangi, meminimalisir gangguan kamtibmas dengan mengurangi tingkat pengangguran," harapnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill