Connect With Us

Math Coffee and Resto, Kafenya Advokat di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 1 September 2018 | 15:31

Math Coffee and Resto Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Bisnis kafe di Kota Tangerang sudah menjamur. Tentunya bisnis ini sudah diisi banyak pemain yang berkelas nasional bahkan internasional.

Pengusaha kafe saling berlomba-lomba untuk bisa memberikan kepuasan yang hakiki kepada pelanggannya.

Namun, dengab menjamurnya bisnis kafe di Kota Tangerang ini tak banyak pemilik kafe yang berhasil menjaring segmen pasar sesuai keinginannya.

Maka, sebelum terjun ke bisnis kafe, kaum entrepreneurial meski cermat memilih konsep yang serasi dengan pangsa pasar agar dapat digemari pelanggannya.

Seperti halnya Math Coffee and Resto. Kafe yang dilaunching pada Februari 2018 ini telah berhasil menjaring pelanggan yang notabene para advokat.

Dijelaskan Owner Math Coffee and Resto Ferry Perdana, ia sengaja memilih lokus kafe di Jalan TMP Taruna, Sukasari, Kota Tangerang.

Karena, lokasi tersebut adalah kawasan perkantoran. Seperti kantor pengadilan, kejaksaan, hingga kampus pun berada di kawasan tengah-tengah perkotaan ini.

"Awal keinginan buka kafe karena hobi. Dulu saya pekerja di hotel berbintang tapi sekarang berwirausaha untuk buka kafe dengan pangsa pasar orang kantoran. Terbukti banyak lawyer (advokat) yang datang ke sini," katanya saat ngopi bareng TangerangNews di Math Coffee and Resto, Sabtu (1/9/2018).

Hiburan Musik di Math Coffee and Resto Kota Tangerang.

Hiburan Musik di Math Coffee and Resto Kota Tangerang.

Ferry mengaku kafe miliknya ini tidak langsung diminati para advokat. Ia mengatakan perlu waktu tiga bulan untuk beradaptasi agar kafe ini bisa menggaet hati pelanggannya.

"Ramai-ramainya itu setelah buka tiga bulanan. Setiap weekday pasti ramai pelanggan kantoran," ucapnya.

Selain berhasil menjaring pangsa pasar pegawai kantoran, Math Caffee and Resto juga digemari pelanggan-pelanggan dari kaum milenial.

Untuk menyasar segmen kedua kalangan tersebut, Math Coffee and Resto didesign dengan suasana hangat dengan dominasi warna cokelat dan lampu temaram.

Dindingnya dihiasi gambar-gambar yang akan membuat feeds instagram kaum milenial semakin kece, jika berfoto dengan gambar tersebut sebagai background-nya.

Sesuai namanya, Math Coffee and Resto, sudah pasti menyediakan menu yang salah satunya adalah kopi. Pelanggan bisa menemukan V60 kopi Gayo, Robusta dan teman-temannya di sana.

Selain itu, Math Coffe and Resto juga menyediakan Cappucino, Frappe dan aneka jus. Lagi-lagi, pelanggan bisa pilih minuman yang disukai sesuai selera.

Minum kopi tanpa makanan baik yang berat maupun snack, rasanya seperti sayur tanpa garam yaitu kurang lengkap. Math Coffee and Resto juga menyediakan makanan agar para pengunjungnya tidak hanya kenyang minum kopi saja.

Tersedia beragam pilihan, mulai dari makanan hits jaman now seperti pasta hingga makanan Indonesia yang seluruhnya dibanderol dengan harga bersahabat. Hal inilah yang bikin menarik pelanggan.

"Yang jadi pembeda karena tempatnya amat disukai. Sekarangkan jamannya instagramable, jadi depan kafe warna hitam pas masuk full color," tutur Ferry yang tinggal di Alam Sutera, Tangerang ini.

Menu Makanan Math Coffee and Resto Kota Tangerang.

Menu Makanan Math Coffee and Resto Kota Tangerang.

Beralih ke konsep. Konsep kafe diambil dari namanya yaitu Math. Math menurut Ferry, memiliki arti. Artinya adalah Mathematics. Maka, karena mathematics, tak heran jika nama menu makanan di kafe ini mempunyai sebutan yang biasa didengar saat mempelajari ilmu pasti di sekolah.

Tetapi, karena konsepnya mathematics pula, pengunjung tak perlu cemas ditanya soal-soal matematika yang bikin ruwet. Malahan, tidak ada satu pun kru Math Coffee and Resto yang menyambut pelanggan dengan pertanyaan seputar matematika. Mereka justru menyapa pelanggan dengan ramah, dilengkapi senyum tiga jari khas Indra Bekti.

Ferry menambahkan Math Coffee and Resto juga bisa disulap sebagai tempat untuk merayakan ulang tahun atau bikin perayaan anniversary dengan pasangan.

"Sekalian nongkrong juga boleh banget, soalnya tempat ini cocok untuk jadi alternatif bagi kalian yang ingin cari tempat buat hangout bareng teman, sahabat, pacar maupun keluarga," imbuhnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:02

Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Sinar Mas Land resmi menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City.

HIBURAN
Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Rabu, 2 September 2026 | 13:43

ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill