Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Bagi sebagian besar pemburu kuliner, pasti mencari-cari tempat hidangan baru yang menyajikan makanan dan minuman untuk memanjakan lidahnya. Tak usah khawatir. Ada tempat kuliner terbaru yang kerap dikunjungi Pejabat Tangerang.
Namanya Cafe Umi. Para pejabat Tangerang seperti eks Bupati Tangerang dan Wakilnya, Ismet Iskandar, Rano Karno sering melepas kepenatan di kafe tersebut.
Terletak di kawasan Pasar Anyar, tepat di jalan H. Abdullah, RT 04 RW 03 No.7, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, terlihat sebuah rumah yang disulap menjadi kafe.

Cafe Umi berdiri sejak Januari 2018. Owner Cafe Umi Lila Fadillah menceritakan, awalnya ia tak berniat untuk membuka bisnis kuliner itu.
Tetapi, ia hanya berupaya mengembangkan potensi yang dimilikinya bersama anak gadisnya Adinda Yunisa, 22, di bidang tata boga.
“Awalnya cuma iseng-iseng, biar anak saya yang perempuan pinter masak. Kebetulan rumah ini (cafe umi) sejak dulu tempat kumpul keluarga besar kami," ujarnya, Sabtu (12/5/2018).
Lila menuturkan pemberian nama kafe tersebut. Rupanya pemberian nama Cafe Umi ini diambil dari nama bundanya Lila.
"Umi itu panggilan ibu saya dan ada salah satu kakak saya yang memang setiap hari datang ke rumah Umi, minta dibuatin kopi, roti, segala macam deh pokoknya," katanya.
"Terus di fotoin semua makanan sama kopinya, lalu di tag-in fotonya. Kalau ada yang komentar, kakak saya bilangnya lagi di cafe umi, setiap hari begitu. Itulah awal mulanya, jadi kepikiran bikin cafe, dan dinamakan Cafe Umi,” imbuhnya.
Sejak saat itulah Cafe Umi dilaunching dan keluarga besar Lila lebih sering berkumpul menikmati minuman dan makanan sambil ngobrol dengan santai.
Lantas merambat dari tangkai ke tangkai, pengunjung pun mulai berdatangan ke kafe miliknya itu. Terlebih lagi, beberapa tokoh daerah juga tercatat sebagai konsumen Cafe Umi.
“Pak Ismet Iskandar sering makan disini, Istrinya Rano Karno juga tak jarang order makanan kita. Mungkin beliau tau dari mulut ke mulut,” ucapnya.
Menu yang disajikan beragam. Kelezatannya tiada tanding dan dijamin para pengunjung akan ketagihan setelah mencicipinya. Adinda Yunisa mengatakan hidangan spesial yang tersedia adalah Nasi Goreng Cumi dan Spaghetti Tuna.
“Harganya standar aja sih, relatif murahlah. Lebih sering pengunjung pesan nasi goreng cumi sama spaghetti tuna. Biasanya yang pernah datang ke sini, besok-besok datang lagi,” kata dia.
Selain beberapa menu spesial tersebut, serangkaian makanan dan minuman unik lainnya juga tersajikan di sini dengan harga yang mudah terjangkau.
Kafe ini juga terbilang sangat memanjakan pengunjung. Nongkrong dengan aman dan tentram sekaligus telah disediakan Free WiFi.
Gadis yang pernah menempuh pendidikan di Jakarta Culiner Center ini menuturkan, hidangan ringan yang begitu lezat dan wajib dicicipi para pengunjung adalah Roti Goreng Enjid yang memiliki cita rasa khas dengan resep turun-temurun keluarga besarnya.
“Enjid itu artinya Kakek, roti goreng ini konon disukai Kakek. Ini resep turun-temurun keluarga Umi. Variannya ada keju, coklat, strawberry, kacang dan madu,” ucapnya seraya berkata roti goreng ini rasanya lezat, tidak hilang dalam sekejap, nikmat serta begitu melekat di lidah dan tenggorokan.
Bagi para pemburu kuliner pasti anda penasaran ingin segera berkunjung ke Cafe Umi, maka jangan lupa datang setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu pada pukul 15.00 – 21.00. Dan terakhir jangan lupa follow Instagram @cafe.umi agar bisa order pemesanan via online.(DBI/HRU)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGHingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir
Tangerang dengan stempel "Akhlakul Karimah"-nya itu ibarat seorang pria yang pakai setelan jas rapi dan wangi parfum surga, tapi diam-diam menyembunyikan luka borok bernanah di balik celananya.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews