Connect With Us

BBM Naik, Warga Kota Tangerang Diajak Beralih ke Bus Tayo dan Si Benteng

Fahrul Dwi Putra | Senin, 15 Juni 2026 | 03:33

Warga antusias memanfaatkan layanan Bus Tayo Kota Tangerang yang gratis pada 17 Agustus 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com– Penyesuaian harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai pilihan perjalanan sehari-hari yang lebih ekonomis.

Melalui layanan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng, warga dapat bepergian dengan tarif terjangkau, yakni Rp2 ribu per perjalanan.

Langkah ini dinilai dapat membantu masyarakat mengurangi pengeluaran transportasi di tengah meningkatnya biaya bahan bakar.

Pasalnya, penggunaan angkutan umum tidak hanya berdampak pada penghematan biaya, tetapi juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan.

"Di tengah adanya penyesuaian harga BBM, kami mengajak masyarakat untuk mulai beralih menggunakan transportasi umum yang telah disediakan Pemkot Tangerang," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely. 

Saat ini Bus Tayo melayani empat koridor utama yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kota Tangerang. 

Sementara Angkot Si Benteng berfungsi sebagai angkutan penghubung yang menjangkau kawasan permukiman dan terintegrasi dengan jaringan transportasi lainnya.

Msyarakat diharapkan mulai menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari. 

Selain membantu menekan biaya perjalanan, penggunaan angkutan umum juga dinilai dapat mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih tertib dan ramah lingkungan.

"Selain membantu mengurangi beban pengeluaran akibat kenaikan BBM, penggunaan angkutan umum juga berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan," ujar Suhaely.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi yang telah tersedia agar mobilitas tetap berjalan lancar tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang semakin tinggi.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill