TANGERANGNEWS.com – Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
Didukung ribuan calon penghuni dan berbagai pengembangan fasilitas penunjang, kawasan komersial ini dinilai memiliki potensi pasar yang menjanjikan nilai investasi jangka panjang.
CEO Asthara Skyfront City, Supardi Ang, mengatakan The Floritz Gallery dibangun untuk menjawab kebutuhan ruang usaha modern sekaligus menghadirkan peluang investasi yang berkelanjutan.
"The Floritz Gallery bukan sekadar produk komersial, tetapi sebuah destinasi yang kami rancang untuk menjadi pusat interaksi bisnis dan gaya hidup. Seiring dengan pertumbuhan komunitas di Asthara Skyfront City, kami percaya kebutuhan akan ruang usaha modern akan terus meningkat dan menjadi bagian penting dari perkembangan kawasan," ujar Supardi Ang.
Menurutnya, potensi pasar yang dimiliki kawasan ini terbilang besar. Saat ini Super Cluster The Floritz tengah dikembangkan dalam empat klaster hunian dengan total lebih dari seribu unit rumah.
"Kehadiran komunitas penghuni tersebut akan menjadi captive market yang mampu mendukung pertumbuhan berbagai jenis usaha di The Floritz Gallery," sebutnya.
Tidak hanya mengandalkan pasar internal, kawasan ini juga didukung pengembangan berbagai fasilitas strategis yang akan memperkuat aktivitas ekonomi.
The Floritz Gallery berada dekat dengan Gateway Zone Asthara Skyfront City dan memiliki akses langsung ke boulevard utama kawasan. Di sekitarnya akan hadir area komersial, hotel, fasilitas kesehatan, perkantoran, hingga berbagai fasilitas publik yang akan meningkatkan mobilitas dan kunjungan masyarakat.
Pada tahap pertama, Asthara Skyfront City menghadirkan 40 unit The Floritz Gallery yang terdiri atas dua tipe premium, yakni Gallery Prime dan Gallery Signature. Unit-unit tersebut memiliki luas bangunan mulai dari 162 meter persegi hingga 265 meter persegi.
Fleksibilitas desain menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Setiap unit dapat digunakan untuk berbagai jenis usaha, mulai dari restoran, kafe, retail, klinik, pusat kecantikan dan kesehatan, kantor profesional, hingga berbagai layanan jasa modern yang membutuhkan lokasi strategis dengan tingkat eksposur tinggi.
Dari sisi desain, The Floritz Gallery mengusung arsitektur kontemporer dengan konsep double ceiling volume dan triple-key yang memberikan keleluasaan bagi pemilik usaha dalam mengembangkan model bisnis sesuai kebutuhan. Konsep tersebut juga menghadirkan ruang usaha yang lebih luas, modern, dan berkelas.
Untuk meningkatkan daya tarik kawasan, Asthara Skyfront City juga menyiapkan empat anchor tenant yang akan menjadi penggerak utama aktivitas komersial.
Kehadiran tenant besar tersebut diharapkan mampu menciptakan lalu lintas pengunjung yang konsisten sekaligus memperkuat nilai investasi kawasan dalam jangka panjang.
Selain menawarkan ruang usaha, The Floritz Gallery juga menghadirkan konsep pedestrian plaza selebar sekitar delapan meter yang dilengkapi area hijau, slow lane, area parkir, dan jalur sepeda.
Supardi Ang menegaskan, The Floritz Gallery merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem komersial yang akan tumbuh bersama perkembangan Asthara Skyfront City.
"Melalui The Floritz Gallery, kami ingin menghadirkan sebuah commercial destination yang tidak hanya mendukung aktivitas bisnis, tetapi juga menjadi ruang bertemunya komunitas dan gaya hidup modern. Ini adalah awal dari ekosistem komersial baru yang akan tumbuh bersama Asthara Skyfront City," tutupnya.