Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Untuk para penggemar drama korea atau K-drama pastinya sudah tidak asing lagi dengan jajanan Korea yang sering muncul dalam film.
Sekarang kamu tidak hanya bisa melihatnya loh, tapi juga bisa ikut merasakan jajanan Korea yang banyak dijajakan di pinggir jalan Tangerang. Berikut jajanan khas Korea yang sedang digandrungi :
1. Tteokbokki

Tteokbokki merupakan jajanan khas Korea yang saat ini sedang hits di Indonesia. Terbuat dari tepung beras dan kuahnya yang menggunakan saus gochujang serta dapat dicampurkan dengan beragam toping seperti odeng, sosis atau dumpling. Jajanain ini dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp10.000 - Rp25.000, tergantung dengan topping apa yang dipilih.
2. Odeng

Selain menjadi topping tteokbokki, odeng atau otak-otak ikan dapat dinikmati sendiri dengan kuah kaldunya dengan harga mulai dari Rp1.000 - Rp6.000 per tusuk.
3. Corndog

Tidak kalah dengan tteokbokki dan odeng, corndog juga merupakan jajanan khas Korea yang saat ini juga sedang hits. Terbuat dari sosis dan keju yang ditusuk dan dibaluri tepung terigu serta tepung roti, sehingga menghasilkan tekstur yang lembut di dalam dan krispy di bagian luar. Corndog dibanderol dengan harga Rp10.000 - Rp18.000. (RAZ/RAC)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.
Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews