Connect With Us

BSD City Bangun Kawasan Perkantoran Hijau

| Kamis, 3 Februari 2011 | 20:45

 
 
TANGERANGNEWS-BSD City merupakan salah satu perusahaan dari Sinarmas Land, saat ini tengah menyiapkan lahan seluas 25 hektar di Central BSD dan telah memulai membangun kawasan perkantoran yang dinamakan BSD Green Office Park dan akan menjadi yang pertama di Indonesia.
Sebanyak 11 bangunan tidak lebih dari lima lantai di mana sebagian besar harus bersertifikasi Green Mark building dan menjadi salah satu standar yang harus dipenuhi sebuah kawasan agar dapat disebut kawasan ramah lingkungan atau green mark district. Sinarmas Land secara serius mengarahkan pembangunan kawasan ini untuk mendapat sertifikasi Green Mark district dan Green mark Building dari Building and Construction Authority (BCA). Salah satu gedungnya akan beroperasi pada kuartal keempat 2011

Guna mendukung aktivitas kawasan perkantoran ini, akan dibangun sebuah lifestyle mal yang diberi nama Lakeside Breeze. Hal ini diyakini akan menjadi penyeimbang kesibukan para pekerja yang bekerja di BSD Green Office Park.

Desain Lakeside Breeze dibangun dengan bernuansa outdoor memungkinkan semua pengunjungnya bisa menikmati udara alami dengan suasana yang teduh dan tidak mengandalkan pendingin udara.

Dari sisi lingkungan, kawasan perkantoran hijau ini dirancang untuk mencegah erosi tanah, memperbanyak penyerapan air hujan, menekan panas perkotaan, menurunkan temperatur, dan menekan polusi suara.

     BSD City telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung bagi warganya. Mulai dari sarana rekreasi Oceanpark hingga sarana olahraga,rumah sakit, dan kawasan pendidikan Edutown seluas 50 hektar. Kini di Edutown, telah bergabung beberapa universitas ternama seperti Swiss German University dan Prasetiya Mulia Business School.
 
 
 
 
 
Kemudahan akses
Dengan luas sekitar 6.000 hektar, BSD City dikelilingi beberapa ruas jalan tol yang memberikan kemudahan akses dari seluruh penjuru kota Jakarta. Seperti Tol Jakarta-Kebon Jeruk-Merak dan Tol BSD-Pondok Indah. Kedepannya akan dibuka Tol Kunciran-BSD-Bandara Soekarno Hatta, dan Tol BSD-Pondok Indah akan diteruskan ke Tol Balaraja yang tembus ke Tol Merak.
Selain Jalan Pahlawan Seribu – Raya Serpong, pengembang juga akan membangun jalan utama lain, yaitu dari BSD Central ke Gading Serpong yang dapat mengakses langsung dengan Tol Kebon Jeruk. Dengan kemudahan akses ini, waktu tempuh ke komplek perkantoran BSD City dari Pondok Indah, Simatupang, dan SCBD hanya memakan waktu sekitar 15-30 menit.
 
 
 Menghadap utara selatan

Dengan posisi ini, kecenderungan arah hembusan angin di daerah ini yang mengalir dari utara ke selatan sehingga sirkulasi udara di dalam ruangan akan berjalan dengan baik. Selain itu, BSD Green Office Park juga dilengkapi jalur khusus sepeda.
 Di kawasan ini juga terdapat danau dan Sungai Cisadane yang menambah keasrian. Serta dilengkapi area sabuk hijau (green belt) sepanjang 7 km dengan panorama air yang dapat menekan stres dan  meningkatkan produktivitas kerja.
Tidak hanya itu, BSD City yang berperan sebagai kota pendukung untuk DKI Jakarta, telah mendapatkan penghargaan sebagai masterplan (perencanaan kota) terbaik dan sebagai rumah mewah terbaik FIABCI Indonesia – BNI Prix’d Excellence Awards 2010. (advetorial)
  
KAB. TANGERANG
Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:04

Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill