Connect With Us

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti menggelar customer gathering perdana yang diselenggarakan di The Springs Club, Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis 17 September 2026. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

Langkah ini diwujudkan melalui gelaran customer gathering perdana yang diselenggarakan di The Springs Club, Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis 17 September 2026.

Mengusung, tema "Asset Protection & Operational Sustainability", kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan industri coating, mulai dari pelanggan, calon pembeli, pemilik proyek (project owner), kontraktor, aplikator pengecatan, hingga reseller.

Acara tersebut turut mendapatkan dukungan langsung dari pihak principal International Paint yang berbasis di Belanda.

Yohannes Jonny, Direktur PT Selaras Jaya Sakti mengungkapkan bahwa antusiasme pelaku industri di Banten terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Tingginya minat peserta bahkan membuat pihak penyelenggara harus membatasi kuota sesuai kapasitas lokasi.

"Respon mereka sangat senang sekali sampai kita batasi. Mereka sangat tertarik dengan gathering seperti ini karena jarang sekali mendapatkan kesempatan berjejaring langsung," ujarnya di sela-sela acara.

 

 

 

Fasilitas Tinting Mandiri di BSD

PT Selaras Jaya Sakti yang bermarkas di kawasan BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memanfaatkan keunggulan geografisnya untuk memangkas jarak dan waktu pengiriman barang ke seluruh area Banten.

Lokasi yang strategis ini menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang membutuhkan kepastian dan kecepatan pasokan stok tanpa harus menunggu pengiriman dari kawasan industri yang jauh seperti Cikarang.

Selain keunggulan distribusi, perusahaan juga ditunjang fasilitas mesin penjelas warna (tinting) mandiri di BSD.

Fasilitas ini memungkinkan perusahaan memproduksi cat skala medium-low secara fleksibel dengan mengacu pada standar acuan warna internasional seperti RAL.

"Goals utamanya adalah kita lebih engage dan konsumen tahu posisi kita dekat di Tangerang Selatan ini. Jadi untuk ketersediaan stok bisa lebih cepat dan dekat. Kami juga bisa memproduksi warna sesuai standar industri langsung dari BSD," jelasnya.

 

 

Potensi Besar di Sektor Petrokimia, Migas, dan Manufaktur Banten

Karakteristik Banten sebagai pusat industri pesisir menjadikan wilayah ini pasar potensial untuk produk cat pelindung anti-karat berkinerja tinggi (high performance).

Selain sektor migas (minyak dan gas bumi), Selaras Jaya Sakti membidik kawasan industri petrokimia di pesisir Banten, seperti Chandra Asri dan Asahimas.

Selain itu juga sektor manufaktur komponen pendukung seperti pembuat trafo, valve, dan struktur baja di wilayah Tangerang Raya.

Kendati demikian, Jonny tak menampik sektor ini tetap menghadapi tantangan global. Sebab, sebagian besar bahan baku produk coating masih bergantung pada impor.

"Sekitar 70 persen bahan baku kita masih Impor, sehingga fluktuasi nilai tukar dolar dan isu politik cukup memengaruhi harga," katanya.

Namun pihak Selaras Jaya Sakti yakin pasar Banten tetap menjanjikan. Melalui kolaborasi erat antara distributor, pemilik proyek dan aplikator di lapangan, kebutuhan perlindungan aset industri terhadap korosi dapat terlayani secara optimal, cepat, dan terintegrasi.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill