Connect With Us

Putri Andi Meriem Matalata Menikah Didepan Jenazah

| Selasa, 8 Juni 2010 | 21:13

Pernikahan puteri Andi Meriem Matalata, menikah di depan jazad ibunda di Bandara internasional Soekarno-Hatta, tepatnya di Terminal Haji. (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS
-Herly Merdania atau Dania anak artis era 80-an,Andi Meriem Matalata  yang meninggal pada Jumat (4/6) di Belanda menikah di depan jenazah ibunda sekitar pukul 19.00 WIB, hari ini, di terminal Haji, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Herly yang biasa disapa Dania itu menikah dengan Firmansyah Nurdin. Pernikahan yang dilakukan dalam keadaan berduka itu berjalan dengan sederhana. 
 
Jasad Andi Meriem Matalata tiba di bandara sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum anaknya menikah di depan pusara ibunda, pelayat dan undangan  terlebih dulu mendoakannya dan melakukan salat mayat. Sekitar satu jam doa berjamaah dilantunkan. 

Peti jenazah Andi yang berwarna putih dengan dihiasi bunga menambah haru suasana pernikahan. Apalagi diantara para pelayat, hampir seluruhnya mengenakan pakaian hitam dan putih, tanpa melupakan peci dan jilbab.

Tampak sejumlah artis di eranya berdatangan. Widyawati istri almarhum Sophan Sopian mengatakan,  kenangannya bersama Andi memang tidak banyak. Tetapi, dirinya sangat kenal Andi Meriem adalah sosok wanita yang pintar. "Dia adalah orang yang tidak terlalu banyak bicara. Tetapi saya kenal dia, perilakunya masih baik," tutur Widyawati.

Selain Widyawati tanpak juga pelayat lainnya seperti Tantowi Yahya dan Endang S Taurina. Ditanya soal pernikahan anaknya Andi Meriem, Widyawati meyakini itu dilakukan sebagai bentuk kecintaan terhadap orangtuanya.

Firmansyah Nurdin mengatakan, akan menjadi suatu kebahagiaan jika pernikahannya ada orangtua yang menemani. Sebab, kata Firman, rencana akan menikah itu sudah direncanakan setahun lalu.

Bahkan kedua keluarga sudah saling bertemu sebelum ajal menjemput Andi Meriem Matalata."Kami memang sudah merencanakan pernikahannya ini. Kali ini kami lakukan di sini mengingat waktu yang sempit, sementara besok jenazah ibu diterbangkan lagi ke Makasar untuk dikebumikan," ujar Firman, seraya menyatakan,Andi diterbangkan dari Belanda sekitar pukul 08.00 WIB dan tiba sekitar pukul 18.00 WIB Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Firman mengatakan, mengenal Dania sejak SMP, waktu masih di Makasar. Kemudian keduanya dipertemukan kembali di Belanda beberapa waktu lalu. Setelah itu lah keduanya menjalin asmara. "Kami harapkan semua mendoakan arwah ibu mertua saya," tuturnya.

Prosesi pernikahan dilakukan sekitar pukul 19.45 WIB. Dalam acara yang sakral  itu, pemimpin upacara pernikahan mengutarakan, bahwa almarhumah sudah menyampaikan, untuk menikahkan putrinya pada Agustus tahun ini. Namun, karena almarhumah meninggal hari bahagia itu dimajukan untuk menghormati almarhumah. Bahkan memanggil penghulu pun terbilang mendadak dari KUA Kecamatan Benda, Kota Tangerang.(dira)
BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill