Connect With Us

Mirip Kasus Novia Widyasari, Perempuan di Tangerang Nyaris Bunuh Diri Sedang Hamil 10 Minggu 

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 Desember 2021 | 21:16

Yeni Farida,28 Tahun. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Nasib Yeni Farida,28, kisah hidupnya hamir mirip sama dengan Novia Widyasari di Mojokerto yang bunuh diri di makam ayahnya karena sedang hamil. Kemiripannya, karena sama-sama nyaris bunuh diri dan sama-sama ditentang hubungannya oleh sang calon mertua. 

Kisah Yeni Farida yang tinggal di Kp Jambu, Gelam Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang bertemu sang pria pujaan hati bermula pada Juni 2021. Sang pria berinisial Z berusia 23 tahun berasal dari Magelang, Jawa Tengah. 

Z ini merupakan lajang berprofesi sebagai buruh di perusahaan swasta di daerah Kebon Nanas, Cikokol, Tangerang.

Sedangkan Yeni merupakan seorang janda sejak April 2019 lalu. 

	Yeni Farida,28 Tahun dengan kekasihnya.

 Perkenalan mereka berawal dari teman mereka, kemudian berlanjut berpacaran pada Juni 2021 setelah saling cocok dan tidak mempersoalkan usia maupun status. 

“Saya sebelumnya SPG, tetapi kini sudah tidak bekerja lagi,” ujar Yeni kepada TangerangNews, Selasa 21 Desember 2021. 

Menurut Yeni, Z di Tangerang tinggal sewa rumah di Curug, Kabupaten Tangerang. Sedangkan Yeni ngontak di Perumanas I Tangerang. 

“Itu saat masih pacaran, dia setiap hari selalu bersama saya. Hanya saat bekerja saja dia tidak bersama saya. Saya memang saat itu tidak tinggal bersama ortu, ngontrak di Perumnas,” ujar Yeni. 

Karenanya, Yeni pun akhirnya hamil. Kehamilan Yeni diketahui setelah pasangan ini memeriksa bersama-sama. “Kenapa memeriksa? Sebab dia (Z) curiga karena saya enggak datang bulan,” terangnya. 

Awalnya, Z menyampaikan dirinya akan bertanggung jawab. Singkat cerita, dari yang biasa perhatian kepada Yeni Z berubah setelah kabar kehamilannya diberitahu kepada sang orangtua pria. “Ayahnya bilang, di kampung mereka adatnya di sana enggak ada perjaka yang menikah dengan janda. Lalu disuruh gugurkan kandungan,” tutur Yeni. 

	Yeni Farida,28 Tahun dengan kekasihnya.

“Ayahnya itu memarahi saya, menyudutkan saya. Tanpa mau menyalahkan anaknya sendiri dengan mengirim hadist-hadist. Sejak itu pacar saya berubah total,” katanya.

Akhirnya Yeni mau tidak mau menyampaikan juga kabar itu kepada orang tuanya sendiri, bahwa dirinya hamil. 

“Orangtua saya sudah kenal dengan Z. Karena Z selalu menemani saya juga kalau ke rumah orangtua, jadi hubungan kami sudah diketahui keluarga saya,” jelasnya. 

Setelah mendengar cerita Yeni, ibunda Yeni pun terkejut, namun tetap bersabar. 

	Yeni Farida,28 Tahun dengan kekasihnya.

Hanya saja, keluarga Yeni berharap agar ada tanggung jawab dan tidak setuju untuk digugurkan kandungan tersebut. 

“Orang tua saya mengaku akan melaporkan ke polisi jika tidak bertanggung jawab. Akhirnya ayahnya Z berubah, namun saya hanya dinikahkan siri. Anehnya, Z setelah sesuai menikah siri dengan saya 29 November 2021, si Z ikut pulang tidak bersama saya tinggal di sini. Bahkan janji untuk membayar pernikahan pun tidak terlaksana,” tuturnya. 

“Bahkan si orang tua Z ini menyampaikan kalau mau jadi yang kedua atau poligami enggak apa-apa. Karena anaknya sudah direncanakan akan menikahi seorang anak ustaz di Magelang,” jelas Yeni. 

	Yeni Farida,28 Tahun dengan kekasihnya.

“Selain itu seakan menuduh jika anak yang saya kandung bukan merupakan anak dari Z. Saya sudah bersumpah, tetap saja seperti itu dugaan mereka. Hampir saja, saya bunuh diri saat itu dengan menggunakan pisau. Namun, orangtua menarik saya agar tinggal bersama orangtua, sehingga tidak sampai terjadi,” jelasnya. 

Yeni mengaku sudah melaporkan hal ini ke Komnas Perempuan dan KPAI serta LBH Keadilan.

”Namun, kalau ke Polisi saya belum ada uang, kalau ke yang saya sebut tadi, kan bisa melalu chat. Saya juga kondisinya uang tabungan Rp3 juta sudah habis, kesehatan saya juga lagi drop karena mual terus. Karena kehamilan saya sudah jalan 10 minggu.  Saya enggak tahu lagi, harus bicara dengan siapa, harus minta tolong dengan siapa . Saya hanya minta ada  tanggung jawab. Saya dikasih tahu ayahnya Z, kalau mereka dari keluarga terpandang, karena ayahnya ini seorang ketua majelis taklim di kampungnya. Apakah karena itu mereka malu? Tetapi saya bukan sampah yang diperlakukan seperti ini kan. Jangan hempaskan saya seperti ini, ” singkatnya.

TagsHiburan
TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill