Connect With Us

Sabet Penghargaan Artis Paling Sosmed, Raffi Ahmad Bagikan 4 Tips Sukses Merintis YouTube

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 15 November 2022 | 19:04

Artis terkenal Raffi Ahmad berhasil menerima penghargaan dalam kategori artis paling sosial media di SCTV Award 2022. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Artis terkenal Raffi Ahmad berhasil menerima penghargaan dalam kategori artis paling sosial media di SCTV Award 2022 yang diselenggarakan pada, Senin 14 November 2022.

Meski namanya masih malang melintang di pertelevisian Indonesia, Raffi Ahmad tetap membuka peluang baru dengan ikut terjun ke dunia sosial media.

Diketahui Raffi Ahmad termasuk salah satu artis yang aktif di berbagai sosial media seperti Instagram, Facebook, Youtube, dan Twitter. 

Saat ini, jumlah 65,2 juta pengikut di Instagram dan 24,4 juta subscriber di akun kanal Youtubenya.

Kecakapan Raffi Ahmad dalam mengelola sosial media membuatnya dapat menghasilkan cuan hingga mencapai miliaran rupiah per bulan.

BACA JUGA: Pecinta Kuliner Wajib Tahu, 4 Rekomendasi Street Food di Tangerang

Oleh karena itu, Raffi Ahmad membagikan tips bagaimana ia mulai merintis kanal Youtubenya seperti dilansir dari cerdasbelanja.id, Selasa 15 November 2022.

Temukan market

Menurut Raffi, bila memang ingin terjun serius dalam memulai bisnis konten media sosial, maka langkah yang perlu dilakukan ialah menentukan target market.

Sebab, Jika kita memiliki target pasar yang lebih mengerucut, maka semakin memudahkan dalam membuat setiap konten.

Raffi menyontohkan dirinya dengan kanal RANS Entertainment yang memiliki target pasar yang menyasar pada keluarga-keluarga.

Oleh karena itu, kanal YouTubenya tersebut terus konsisten membuat konten tentang interaksi keluarga Raffi.

Masyarakat suka dengan cerita

Sebagai artis, para subscriber Raffi di YouTube memang cenderung suka akan cerita kehidupannya sehari-hari. Hal itulah yang kemudian dijadikan konten oleh Raffi Ahmad bersama RANS Entertainment.

Menurut Raffi, konten YouTube tidak ada standar harus bagus dan sempurna. Gambar goyang dan hanya menggunakan aplikasi editan dari perangkat smartphone tak masalah.

BACA JUGA: Risau Gaji UMR Sulit Hidup di Tangerang, Simak 3 Tips Hemat Berikut Ini

Raffi menambahkan, untuk kalangan bukan artis pun dapat menerapkan hal yang sama, jika kehidupannya menarik, hal itu dapat dijadikan konten YouTubenya.

Sarana interaksi

Bagi Raffi, YouTube menjadi menjadi sarana dia untuk berinteraksi dengan para fans, dan tak jarang Raffi melibatkan fans hingga penonton YouTube miliknya untuk memberikan ide seputar konten ke depannya untuk Rans Entertainment.

Hal ini pun dapat dilakukan oleh orang yang bukan artis, ketika merintis kanal YouTube, bangun interaksi yang kuat dengan subscriber.

Biaya pembuatan konten YouTube

Banyak orang yang beranggapan bahwa membuat konten Youtube perlu biaya yang cukup besar. Padahal, hal itu tidak sepenuhnya benar.

Artis sekelas Raffi Ahmad pun terkadang tidak mengeluarkan biaya sama sekali dari membuat konten, tetapi dari konten tersebut ia bisa mendapatkan hasil yang besar.

Pada intinya Raffi memberikan masukan kepada para calon konten kreator sosmed untuk mulai terlebih dahulu, untuk kelengkapan alat dan biaya serta sarana pendukuang lainnya dapat menyusul di kemudian hari.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill