Connect With Us

Masih Ingat? 7 Tren Kuliner yang Pernah Viral di Indonesia Tapi Kini Sulit Ditemukan 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 29 April 2025 | 08:40

Es Kepal Milo Keisha. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com- Setiap tahun, dunia kuliner di Indonesia selalu diramaikan oleh tren baru yang kreatif dan menggugah selera. Inovasi rasa dan tampilan terus bermunculan dari tangan-tangan kreatif pecinta kuliner. 

Meski begitu, tidak semua tren bertahan lama. Banyak yang hanya sebentar viral, lalu perlahan menghilang dari peredaran. 

Berikut sejumlah makanan dan minuman yang dulu sempat populer di media sosial dilansir dari kanal YouTube 10 BEST ID, Selasa, 29 April 2025.

1. Es Kepal Milo

Salah satu tren yang pernah mendominasi adalah Es Kepal Milo. Minuman ini memikat banyak anak muda berkat kombinasi es serut, susu kental manis, bubuk Milo, serta topping yang menggoda. Popularitasnya melesat pesat, dengan gerai-gerai bermunculan di mana-mana. 

Namun, karena proses pembuatannya tergolong mudah ditiru di rumah dan kandungan gulanya yang tinggi menuai kritik, tren ini akhirnya meredup.

2. Kue Cubit

Lalu ada kue cubit kekinian. Jajanan tradisional ini sempat naik kelas dengan berbagai varian rasa seperti green tea, red velvet, taro, hingga rainbow, lengkap dengan topping choco chips, meses, keju, dan marshmallow. 

Meski sempat booming dan masuk ke kafe-kafe modern, popularitas kue cubit versi kekinian tidak bertahan lama. Kini, kue cubit kembali ke bentuk orisinalnya yang sederhana namun tetap dicintai.

3. Pisang Nugget

Tren lain yang sempat mencuri perhatian adalah pisang nugget. Inovasi dari pisang goreng ini dibalut tepung panir dan disajikan dengan berbagai topping modern, seperti cokelat, keju, Nutella, Oreo, hingga KitKat. 

Booming di sekitar 2017, bisnis pisang nugget sempat menjamur baik secara offline maupun online. Namun, seiring waktu, konsumen lebih memilih kembali ke pisang goreng tradisional, membuat tren ini perlahan hilang.

4. Es Krim Pot Tanaman 

Tak ketinggalan, ada pula es krim pot tanaman. Sajian unik ini tampil menarik dengan es krim yang dilapisi remah biskuit cokelat menyerupai tanah dan hiasan daun mint serta permen berbentuk cacing. 

Meski sempat viral di kalangan anak muda pencinta kuliner estetik, kurangnya inovasi membuat popularitasnya cepat menurun.

5. Donat Indomie 

Kreasi kuliner lain yang pernah meledak adalah donat Indomie. Mie instan yang dibentuk menyerupai donat, dilapisi tepung panir, lalu digoreng hingga renyah ini sempat viral pada 2018. 

Sayangnya, karena proses pembuatannya mudah dan bisa dilakukan di rumah, tren ini cepat ditinggalkan.

6. Mango Smoothies 

Kemudian ada Mango Smoothies, minuman berbahan dasar buah mangga yang sempat sangat populer. Perpaduan smoothies mangga kental, potongan buah segar, jeli, dan krim membuatnya jadi favorit di musim panas. 

Bahkan banyak artis ikut meramaikan tren ini dengan membuka gerai Mango Smoothies. Namun tanpa inovasi rasa baru, tren ini akhirnya menurun dan banyak gerai harus tutup.

7. Dalgona Coffee 

Tak kalah ikonik adalah tren Dalgona Coffee saat pandemi 2020. Kopi instan, gula, dan air panas dikocok hingga berbusa lalu disajikan di atas susu dingin. Proses pembuatannya yang sederhana dan hasilnya yang estetik membuat Dalgona Coffee populer di masa isolasi mandiri. Namun setelah pandemi mereda dan aktivitas kembali normal, tren ini perlahan dilupakan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill