Connect With Us

Bingung Mau Makan Apa? Coba 3 Rekomendasi Kuliner di Kota Tangerang  

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 25 Desember 2024 | 21:42

Taman Laksa yang berlokasi di Jalan Mochammad Yamin, Babakan, Kota Tangerang (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Kota Tangerang selalu punya cara untuk memanjakan lidah para pengunjungnya. Dengan beragam pilihan rasa mulai dari manis, pedas, asin, hingga segar, kota ini menjadi surga kuliner yang wajib dieksplorasi.  

Bagi yang bingung mau makan apa, berikut tiga rekomendasi kuliner khas Kota Tangerang yang wajib dicoba.

1. Laksa Tangerang

 

Laksa merupakan kuliner yang sebenarnya dikenal di berbagai daerah di Indonesia, namun Laksa Tangerang memiliki keunikan tersendiri yang ikonik. Hidangan ini terbuat dari mie tepung beras yang disajikan dengan kuah kari kental kaya rempah. Kombinasi ini menghasilkan rasa autentik yang tidak boleh dilewatkan.  

Jika ingin mencicipinya, terdapat Taman Laksa yang berlokasi di Jalan Mochammad Yamin, Babakan, Kota Tangerang. Letaknya strategis, dekat dengan pusat kota dan Tangcity Mall, sehingga mudah diakses.  

2. Seblak Tangerang “Teh Wanti” 

Seblak Teh Wanti terkenal dengan berbagai pilihan topping yang lengkap dan harga yang sangat ramah kantong. Suasananya terbilang nyaman ber-AC ditambah fasilitas WiFi, tempat ini menjadi favorit banyak orang. Harga per topping cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp1.000 saja.  

Seblak Teh Wanti memiliki dua cabang. Cabang pertama terletak di kawasan Pasar Lama, menawarkan suasana makan dengan pemandangan Sungai Cisadane. Sementara cabang kedua berada di Jalan Letnan Dadang, dekat Jembatan Kaca. 

Di sini, pengunjung juga bisa menikmati hidangan di rooftop dengan pemandangan yang sejuk dan memanjakan mata. Kedua cabang buka setiap hari pukul 11.00 hingga 23.00 WIB.  

3. Nasi Jagal

 

Nasi Jagal adalah sajian sederhana namun menggugah selera. Berisi nasi hangat, potongan daging berbumbu khas, dan taburan bawang goreng, hidangan ini menyuguhkan cita rasa yang otentik dan menggugah selera.  

Nama "Nasi Jagal" berasal dari lokasinya yang berada di sekitar Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemerintah Kota Tangerang, tepatnya di Jalan Bayur Periuk, Kecamatan Periuk. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, mulai dari Rp13.000 untuk seporsi Nasi Jagal, atau Rp15.000 untuk nasi goreng jagal.  

Wisata kuliner ini buka selama 24 jam, sehingga dapat dinikmati kapan saja. Ditambah deretan warung yang berdekatan di area tersebut untuk menambah pilihan bagi para pencinta kuliner.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru

Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:44

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (Galang RTHB)

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill