Connect With Us

Melegenda, 5 Rekomendasi Makanan Jadul di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 6 Oktober 2024 | 11:33

Sate Haji Ishak (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kota Tangerang terkenal dengan banyaknya kuliner legendaris yang sudah eksis puluhan tahun dan masih digemari hingga sekarang. 

Bagi para pecinta makanan, berikut ini adalah lima tempat makan jadul di Kota Tangerang yang wajib dicoba karena kelezatan dan sejarahnya yang melegenda.

1. Sate H. Ishak

Sate H. Ishak, yang sudah berdiri sejak 1954, adalah salah satu kuliner legendaris di Tangerang. Dulunya, sate ini dijajakan menggunakan pikulan, namun kini sudah memiliki tempat tetap di kawasan Pasar Lama Tangerang. 

Potongan daging ayamnya yang besar dan juicy, dipadukan dengan bumbu kacang yang kental dan gurih, membuat sate ini digemari oleh banyak orang.

Terletak di Jalan Kisamaun, Sukasari, Tangerang, Sate H. Ishak dapat dinikmati mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp23 ribu untuk 10 tusuk, sate ini menjadi favorit bagi para pengunjung.

2. Es Kode

Es Kode adalah tempat legendaris lainnya di Kota Tangerang yang telah beroperasi sejak tahun 1960. Warung jus ini terkenal karena menyajikan jus buah dengan gelas besar dan harga yang murah. Es Kode sudah menjadi minuman andalan bagi warga Tangerang dan menjadi tujuan favorit ketika mencari minuman segar.

Lokasi Es Kode berada di Jalan KH Soleh Ali, Sukasari, Tangerang, dan buka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Jus di tempat ini dibanderol mulai dari Rp12 ribu, menjadikannya pilihan tepat untuk menikmati kesegaran jus buah dengan harga terjangkau.

3. Ayam Tjap Benteng

Bagi para pecinta ayam goreng, Ayam Tjap Benteng adalah tempat yang wajib dikunjungi. Sesuai dengan namanya, ayam goreng ini asli dari Kota Tangerang dan sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner kota ini. Ayam gorengnya dikenal empuk, dengan bumbu dan rempah yang meresap sempurna.

Berlokasi di Jalan Kisamaun No. 225, Kecamatan Tangerang, Ayam Tjap Benteng buka mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB. Dengan harga mulai dari Rp28 ribu, ayam goreng ini siap memuaskan para pelanggan setianya.

4. Laksa Bihun Ci Ikim

Laksa Bihun Ci Ikim adalah salah satu laksa legendaris yang sudah ada sejak lama di Kota Tangerang. Hidangan ini terdiri dari bihun, ketupat atau lontong, telur rebus, dan suwiran ayam dengan kuah kari yang gurih dan tidak terlalu kental. Aroma dan rasa kuahnya yang khas membuat laksa ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat jam makan siang.

Lokasinya di Jalan KH Soleh Ali No. 89, Kota Tangerang, dan buka mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Seporsi laksa tanpa lontong dapat dinikmati dengan harga Rp27 ribu.

5. Bakso Jono Mukti

Bakso Jono Mukti telah melayani para pecinta bakso sejak tahun 1980-an. Tempat ini terkenal dengan bakso urat yang kenyal dan empuk, disajikan dengan kuah kaldu yang gurih. Tidak heran jika bakso ini terus dicari oleh para penikmat kuliner bakso di Tangerang.

Terletak di Jalan Daan Mogot No. 46, Kota Tangerang, Bakso Jono Mukti buka dari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Harganya juga sangat terjangkau, mulai dari Rp20 ribu per porsi.

Jadi, bagi kamu yang ingin mencicipi makanan jadul yang melegenda di Kota Tangerang, lima tempat di atas adalah rekomendasi terbaik yang bisa kamu kunjungi. 

BANDARA
Peringkat 6 Dunia Kuliner Terbanyak, Bandara Soekarno-Hatta Punya 133 Restoran dan Kafe

Peringkat 6 Dunia Kuliner Terbanyak, Bandara Soekarno-Hatta Punya 133 Restoran dan Kafe

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:21

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang menempati peringkat ke-6 dunia dalam daftar bandara dengan pilihan restoran dan kafe terbanyak bagi penumpang transit.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill