Connect With Us

3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

Fahrul Dwi Putra | Senin, 25 Mei 2026 | 14:43

Tangkapan layar akun @charis_nicholas, pria asal Tangerang yang nyaris lumpuh karena menderita saraf kejepit. (@TangerangNews / Istimewa)

LTANGERANGNEWS.com- Kisah seorang pria asal Tangerang bernama Charis Nicholas Tanzil viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya menghadapi saraf kejepit hingga nyaris mengalami kelumpuhan.

Melalui akun Instagram pribadinya @charis_nicholas, ia menceritakan bagaimana dirinya harus menjalani berbagai pengobatan sejak 2017 akibat kondisi tersebut. 

Selama bertahun-tahun, ia mengaku rasa sakit yang dialaminya tak kunjung hilang meski sudah mencoba banyak metode perawatan.

“Selama 3 tahun nggak pernah bener-bener 100 persen sehat sampai jadi terbiasa dengan sakit,” ucap Nicholas dikutip dari detikcom, Senin, 25 Mei 2026.

Beragam terapi sempat dijalani mulai dari fisioterapi, terapi kretek, akupuntur, berenang hingga pijat urut. 

Namun kondisinya tidak banyak berubah selama periode 2018 hingga 2020.

Karena kondisi yang terus memburuk, Nicholas akhirnya memutuskan menjalani operasi pada 2021 meski sempat merasa takut.

Setelah operasi dilakukan, Nicholas mengaku langsung bisa kembali berdiri. Namun proses pemulihan memakan waktu cukup panjang karena otot tubuhnya sudah lama mengalami kekakuan akibat menahan sakit bertahun-tahun.

Saat ini, kondisinya berangsur membaik, meski ia tetap harus menjaga aktivitas sehari-hari agar saraf kejepitnya tidak kambuh kembali.

Nicholas mengaku memiliki sejumlah pantangan, terutama terkait aktivitas fisik dan olahraga.

“Saat misalnya di gym atau olahraga, formnya harus benar. Nggak boleh asal-asalan,” katanya.

Ia juga diwajibkan memperkuat otot kaki dan otot inti tubuh agar beban tubuh tidak langsung bertumpu pada sendi maupun tulang belakang.

Melalui konten yang dibagikannya, Nicholas berharap masyarakat lebih memahami dampak serius saraf kejepit yang menurutnya sering disepelekan banyak orang.

“Supaya yang lain juga teredukasi, banyak yang tidak mengerti seberapa menderitanya saraf kejepit dan akhirnya menyepelekan jadi buat pasien makin putus asa,” pungkasnya.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill