Connect With Us

Pelaku Penembakan Buruh Pabrik Bukan Profesional dan Terlatih

| Senin, 10 Juni 2013 | 20:08

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)



TANGERANG
- Pelaku penembakan Subhan Nurhardiansyah ,35, buruh pabrik PT Aditec Cakra Wiyasa Kwantum, yang terjadi di Jalan Raya Serang KM 14,4 pada Sabtu (8/6) malam lalu hingga membuat tewas, diduga polisi bukan seorang yang profesional dan terlatih.

Hal itu dikatakan Kapolsek Cikupa Kompol Brisman Daniel Simanjuntak.

Menurutnya, pelaku diduga bukan seorang  karena harus  membidikkan senjata ke arah korban dengan jarak dekat.

Hal itu didasari atas  keterangan para saksi. Debelum terjadi penembakan, menurut para saksi,  korban terlihat beriringan dengan pengendara sepeda motor yang berboncengan dua orang, yaitu laki-laki dan perempuan.

"Tapi setelah mereka menjauh dari korban, tampak dua orang yang lain, yaitu pelaku menghampiri korban. Sempat terjadi cekcok antara korban dengan pelaku.

Usai cekcok beberapa saat kemudian, salah satu dari dua pria yang menghampiri dan memberhentikan korban, lalu menembakkan senjata api ke arah korban, dengan jarak sekitar satu meter,"  papar Kompol Brisman Daniel Simanjuntak.

Kompol Brisman juga mejelaskan, pada saat kejadian, posisi korban sebenarnya masih dalam keadaan kerja lembur di pabrik, yang seharusnya pulang sekitar pukul  04.00 WIB pagi.

"Itu yang sedang kita selidiki, saat itu seharusnya korban sedang bekerja lembur di pabrik, kok berada di luar pabrik. Apakah keluarnya dia dari pabrik itu, berhubungan dengan motif pembunuhan atau tidak, ini sedang kita pelajari," tandasnya.

Saat ini, polisi tengah menunggu hasil uji balistik, guna  mengaitkan darimana asal peluru, serta siapa pelaku penambakan tersebut. "Kami juga sudah memeriksa tiga orang saksi," terangnya.(MOE)
WISATA
Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:55

Di antara deretan stan UMKM yang meramaikan Festival Cisadane 2026, Batik Umi Aiman dari Kecamatan Larangan menjadi salah satu yang paling banyak didatangi pengunjung.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

NASIONAL
Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:38

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membantah kabar yang ramai beredar di media sosial mengenai pemberlakuan aturan baru berupa denda Rp250 ribu dan ancaman kurungan satu bulan bagi pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill