Connect With Us

2 Warga Jadi Koban Penyeroyokan Massa Pendukung

| Minggu, 30 Juni 2013 | 21:24

Pilkades di Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / Pembaca TangerangNews)

TANGERANG-Dua warga menjadi sasaran pengeroyokan massa pendukung calon kepala desa di Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/).
 
Keduanya adalah Eko Setiawan, 21, warga RP 3/4, Kampung Kebon Kelapa, Desa Pondok Jaya dan Agung Sugiarto, 22, warga RT 01/02, Kampung Cikapling, Desa Pondok jaya.

Eko mengatakan, dirinya ketika itu hendak pulang melewati TPS Benda Baru sekitar pukul 17.00 WIB. Tiba-tiba terjadi keributan antara massa pendukung calon kades. Karena ketakutan, dia langsung melarikan diri.

"Tapi saya malah dikekejar, lalu dipukuli pakai balok," katanya, saat ditemui sudai melapor di Polsek Sepatan.
Eko mengaku tidak mengetahui pelaku, karena dia menutup kepalanya untuk melindungi diri. Beruntung, dia ditolong warga setempat. "Badan saya sakit semua, sepertinya luka dalam," ujarnya

Sementara itu Agung yang juga berada di lokasi, menjadi sasaran kemarahan massa. Dia dikejar sejumlah pendukung calon kades Uding Samsudin, yang membawa balok.

"Saya lari dan langsung menceburkan diri ke sawah. Jadi mereka tidak jadi memukuli saya," ujarnya.

Meski demikian, dia mengalami sesak nafas akibat aksinya menceburkan diri ke sawah untuk menghindari amukan masa. Keduanya langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sepatan.(RAZ)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru

Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:44

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (Galang RTHB)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill