Connect With Us

PKL Cikupa Ditertibkan

Jangkar | Jumat, 13 September 2013 | 18:42

Petugas saat melakukan pembersihan jalan raya Serang. (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANG-Kemacetan di Jalan Raya Serang KM 14 sering terjadi, tepatnya di depan Pasar Cikupa. Hal itu ditengarai banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memakan badan jalan. Sehingga, penertiban PKL kembali dilakukan di Pasar Cikupa, Jumat (13/9/2013).

Sekdes Cikupa Rojali mengatakan, penertiban PKL di Pasat tradisional di lakukan agar jalur lalu lintas lancar.

"Ini bagian dari langkah untuk mewujudkan Pasar Cikupa menjadi nyaman dan bebas macet," ujar Rojali.

Terkait Sampah yang sering terlihat di badan dan bahu jalan. Pihak dari Desa Cikupa sudah menyiapkan tempat penampungan sampah di belakang pasar. "Kami sudah menyediakan kahan seluas 300 meter," katanya.

Namun rojali mengatakan, sampah yang biasa menumpuk hingga ke badan jalan tersebut bukan berasal dari sampah pasar.

Sementara, Dasman salah seorang PKL mengaku tidak keberatan atas penertiban PKL yang dilakukan pihak trantib Kecamatan Cikupa tersebut.

"Kami mendukung upaya yang dilakukan itu. Terpenting kami bisa berjualan, meskipun saat ini hanya diperbolehkan di bahu jalan," katanya.
NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill