Connect With Us

Samuel Dua Kali Setubuhi Anak di Panti Lama

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Maret 2014 | 21:26

Reka ulang di Panti Asuhan Samuels Home lama (Rangga / Tangerangnews)


TANGERANG-Polda Metro Jaya melakukan reka ulang di Panti Asuhan Samuel's Home lama Sektor A1, Blok AC 15 No.17 Perumahan Gading Serpong, Kamis (6/3).

Dalam reka ulang tersebut dihadirkan juga lima anak panti Samuel's, diantaranya empat laki-laki dan satu perempuan.

Dalam reka ulang tersebut ditemukan sejumlah bukti baru. Anak-anak pant di sana juga diduga pernah dihukum oleh Samuel dengan cara dikurung dalam kandang anjing, dirantai dan dibenamkan dalam bak mandi.

"Rekonstruksi ini untuk menyamakan keterangan anak-anak di BAP polisi. Mereka menunjukkan tempat-tempat terjadinya pengniayaan dan penyiksaan," kata kuasa hukum anak-anak panti dari LBH Mawar Sharon Prima Evira.

Dijelaskannya ada sekitar 10 adegan rekonstruksi yang dilakukan. Dari rekonstruksi tersebut diketahui bahwa dua anak asuh perempuan berumur 14 tahun pernah disetubuhi secara paksa oleh Samuel sebanyak dua kali di panti tersebut.

“Mereka disetubuhi di panti dua kali dan di Apartemen Atria juga sekali,” papar Prima.

Selain itu, anak-anak lain juga pernah dihukum dengan dipukul mengunakan gesper, diikat dengan rantai, dikurung dalam kandang anjing dan dibenamkan dalam bak mandi yang berisi air.

“Katanya mereka dihukum karena main terlalu lama dan telat pulang ke rumah. Ini bukti baru,” katanya.

Setelah reka ulang, polisi mengamankan alat bukti berupa rantai dan sebuah balok kayu yang diduga digunakan untuk menghukum anak-anak tersebut.

“Masih ada tambahan bukti setelah reka ulang dilakukan. Ini akan jadi bukti untuk memperberat tersangka,” ujarnya.

Untuk diketahui, gedung lama panti asuhan Samuel's Home berjarak sekitar 5 kilometer dari gedung baru yang ada di Sektor 6 Blok GC 10 Nomor 1, Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
TEKNO
Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Senin, 27 Juli 2026 | 20:21

Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill