Connect With Us

Wilayah Zaki Peringkat Satu Kematian Ibu dan Anak

KOKO | Rabu, 30 April 2014 | 19:11

Asisten II Kabupaten Tangerang Rudi Maesal, Rabu 30 April 2014 (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG- Wilayah kekuasaan Bupati Ahmed Zaki Iskandar, yakni Kabupaten Tangerang dinyatakan sebagai zona merah dalam kasus kematian ibu dan anak baru lahir. Dari beberapa kota/kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang menduduki rangking pertama.

Itu dikatakan Koordinator Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FOPKIA) Kabupaten Tangerang, Didi Rudianto kepada www.TangerangNews.com usai melakukan deklarasi FOPKIA Kabupaten Tangerang, Rabu (30/4).

"Kabupaten Tangerang ini dinyatakan sebagai zona merah dalam kasus kematian ibu dan anak baru lahir. Angka kematian ibu dan anak baru lahir rangking ke satu se-Banten. Setelah itu  Serang, Pandeglang dan Lebak," kata Didi Rudianto.

Berdasarkan data tahun 2013, kata Didi, tercatat ada 217 angka kematian ibu dan anak baru lahir.

Asisten II Kabupaten Tangerang, Rudi Maesal mengatakan, dalam menangani kasus kematian ibu dan anak baru lahir ini, tahun 2014, Pemkab Tangerang sudah menganggarkan biaya sebesar Rp 1. 313milyar.

"Pemkab sudah menganggarkan dana sebesar Rp 1. 13 milyar dalam menekan angka kematian ibu dan anak baru lahir, yang diambil dari APBD," terang Rudi Maesal.

Dia juga mengungkapkan, tingginya angka kematian ibu dan anak baru lahir di wilayah Kabupaten Tangerang seiring juga dengan jumlah perkembangan penduduk yang sampai saat ini mencapai sekitar 3 juta jiwa.

"Kalau kita lihat jumlah penduduk Kabupaten Tangerang, sampai saat ini mencapai kurang lebih 3 juta jiwa. Jadi kalau wilayah Kabupaten Tangerang dikatakan menduduki peringkat ke satu, itu karena jumlah penduduknya juga banyak. Mungkin kalau jumlah penduduknya sedikit, jumlah kematiannya juga pasti akan sedikit," pungkasnya.
 
TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill