Connect With Us

Pedagang Sayur Nekat Nyambi Jadi Pengedar Sabu-sabu

Sumber Humas Polda | Jumat, 9 Januari 2015 | 14:48

Ilustrasi Sabu (Dira Derby / TangerangNews)

 
TANGERANG-Seorang penjual atau tukang sayur diringkus aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang,  Banten. Dia kedapatan menyambi menjual narkotika jenis sabu-sabu dan ganja.

Tersangka diketahui berinisial RF. Dari tersangka Polisi menyita 30 gram sabu-sabu dan 100 gram ganja kering siap edar. Narkotika itu disimpan dalam kertas minyak yang biasa dipakai untuk membungkus nasi.

Menurut Kasat Narkoba Polresta Tangerang, Kompol Agus Hermanto, tersangka sehari-sehari bekerja sebagai pedagang sayur di pasar. Dia ditangkap setelah berjualan sayur di Jalan Raya Balaraja, Tangerang.

RF mengaku kepada Polisi menyambi menjual narkotika itu karena penghasilannya sebagai tukang sayur tidak mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Dia pun mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang bandar besar narkoba yang hingga kini masih diburu.

Kini, RF mendekam di tahanan Polresta Tangerang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia bakal dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.
 
TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill