Connect With Us

Kabupaten Tangerang Gelar Siaga Banjir

Denny Bagus Irawan | Senin, 14 Desember 2015 | 15:55

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar gelar apel siaga banjir bersama ratusan personil gabungan (BPBD, Polri, TNI, Pol PP, Petugas Medis, serta Tim Tagana), di Lapangan Maulana Yudhanegara. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencan (Dira Derby / Tangerangnews)



TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar gelar apel siaga banjir bersama ratusan personil gabungan (BPBD, Polri, TNI, Pol PP, Petugas Medis, serta Tim Tagana), di Lapangan Maulana Yudhanegara. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai mempersiapkan posko-posko banjir di setiap kecamatan. Senin, (14/12)

 

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, sejumlah SKPD khususnya BPBD dibantu dinas Kesehatan telah melakukan beberapa persiapan. Selain kesiapan peralatan logistik, posko-posko pun telah dipersiapkan bagi korban mulai di setiap jecamatan.

 

Kesiagaan dan kesiapan pasukan perlu juga di tinjau untuk mengantisipasi musibah banjir yang hampir setiap tahun melanda sebagian wilayah Kabupaten Tangerang. Demi meminimalisir korban banjir dan bencana alam lainnnya perlu persiapan dari kita semua seluruh elemen  di Kabupaten Tangerang untuk bisa meminimalisir dan juga apa bila terjadi musibah kita telah siap dengan segala kekuatan.

 

"Keadaan cuaca yang terjadi akhir ini sulit diprediksi dan kita pun telah mengambil langkah-langkah antisipasi dengan mempersiapkan sarana dan prasarana semua petugas juga sudah kita siapkan untuk segera tanggap apabila musibah banjir itu tiba," ungkap Zaki saat memimpin apel siaga banjir.



"Setiap tahun kita melakukan langkah-langkah pencegahan tapi setiap tahun pula kita menghadapi banjir, ini tentunya menjadi kerja keras kita semua agar dimasa yang akan datang kita bisa meminimalisir bahkan meniadakan banjir lagi di Kabupaten Tangerang," tutup Zaki.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, Teteng Jumara mengatakan, persiapan banjir seperti relawan dan logistik sudah dipersiapkan di masing wilayah  yang tersebar pada beberapa wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi serta wilayah lainnya yang diperkirakan terkena musibah banjir.

 

"Untuk titik rawan banjir masih seperti tahun kemarin yakni, Kecamatan Jayanti, Kresek, Kronjo, Tigaraksa, Pasarkemis, Pakuhaji, Mauk, Teluknaga, dan Kecamatan Kosambi. Tapi kita telah siap dengan segala kemungkinan kita akan bantu masyarakat kita yang terkena musibah banjir," ungkap Teteng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill