Connect With Us

Malak dan Pukuli Korban, Pemuda Bertato ditangkap di Balaraja

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 4 Oktober 2016 | 20:09

Seorang pemuda, AW, 20, ditangkap polisi karena melakukan pengeroyokan dan pemalakan warga di Kampung Tobat, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Seorang pemuda, AW, 20, ditangkap polisi karena melakukan pengeroyokan dan pemalakan warga di Kampung Tobat, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

 

Kapolsek Balaraja Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/9/2016) malam. Awalnya yang menjadi korban Heru, 26, warga Desa Bojongloa, RT002/001, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Saat melintas di lokasi pukul 19.00 WIB, tiba-tiba korban dihadang pelaku bersama tiga temannya.

 

“Pelaku meminta uang, tapi korban menolak, karena tidak diberi, dia langsung memukuli korban. Akhirnya korban yang ketakutan menyerahkan uangnya,” jelas Wiwin, Selasa (4/10/2016).

 

Tak berhenti sampai disitu, pada Pukul  22.00 WIB, pelaku kembali melakukan hal yang sama terhadap Rapli Maulana, 16, seorang pelajar yang dinggal di Perum Bukit Gading Balaraja, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja. “Korban juga dipukuli dan diancam terus dipukul kalau tidak menyerahkan uang atau barang berharganya,” jelas Wiwin.

 

Kedua korban pun melaporkan aksi pemalakan AW ke Polsek Balaraja. Tak berapa lama, petugas langsung membekuk AW di lokasi. Namun ketiga rekannya melarikan diri.

 

“Dari tangan pelaku diamankan uang sebanyak Rp165.000 dan satu buah jam tangan. Pelaku masih diperiksa lebih lanjut. Sedangkan tiga rekannya masih dalam pengejaran,” tukas Wiwin.

 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill