Connect With Us

Sampah dari Jakarta Dibuang di Tigaraksa Tangerang

Mohamad Romli | Senin, 3 April 2017 | 16:00

Sampah kemasan makanan menumpuk di tanah lapang pinggir Jalan Pemda Tangerang, Kampung Ciapus, RT 03/02, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sampah kemasan makanan menumpuk di tanah lapang pinggir Jalan Pemda Tangerang, Kampung Ciapus, RT 03/02, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Selain sampah kemasan makanan, dilokasi tersebut menumpuk juga puing bangunan.

Pantauan TangerangNews.com dilokasi, Senin (03/4/2017), sampah kemasan dari plastik berserakan ditanah lapang tersebut. Terpampang juga papan pengumuman tanah tersebut hendak dijual pemiliknya. Seorang warga yang berada dilokasi mengatakan, sampah dibuang seseorang ke lokasi tersebut sejak sebulan yang lalu.

"Sampah dibuang di sini sejak sebulan yang lalu pake mobil, biasanya bisa dua hari sekali," kata warga tersebut yang tak ingin ditulis identitasnya, Senin (03/4/2017). Dari keterangan yang disampaikan warga , sampah tersebut berasal dari salah satu proyek di Pluit Jakarta. Sementara pemilik tanah itu juga berasal dari Jakarta.

"Pemilik tanah ini katanya orang Jakarta, kalau sampah berasal dari proyek di Pluit Jakarta," tambahnya. Dia  mengatakan, jika tumpukan sampah tersebut mengganggu warga sekitar. Karena ketika angin berhembus kencang, sampah berterbangan tak hanya disekitar lokasi. Namun juga ke pemukiman warga disekitarnya.


"Saya sudah ngomong kalau buang sampahnya jangan diatas, tapi ditebing bawah. Tapi enggak didengar sama mereka," keluhnya . Dilokasi juga tampak bekas sampah yang sudah dibakar, saat TangerangNews.com dilokasi, sedang berlangsung juga pembakaran sampah untuk jenis kemasan makanan.


TangerangNews.com mengkonfirmasi terkait hal ini kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang. Namun, telepon maupun pesan singkat (SMS) tidak direspons.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill