Connect With Us

Tolak Digusur, Stadion Benteng Tangerang Dicat Suporter

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 April 2017 | 16:00

Suporter Persikota Tangerang mengecat Stadion Benteng, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, sebagai aksi menolak rencana pemda setempat menggusur stadion bersejarah tersebut, Senin (3/4/2017). (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNews.com-Suporter Persikota Tangerang mengecat Stadion Benteng, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Senin (3/4/2017). Hal itu dilakukan sebagai aksi untuk menolak rencana pemda setempat menggusur stadion bersejarah tersebut.


Sekitar 50 orang suporter ini mengecat dinding dan pilar Stadion Benteng di bagian sekretariat Persikota dengan warga khas tim tersebut yakni kuning biru. Selain itu Mereka juga memotong rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar stadion.

“Ini inisiatif kita saja, atas dasar kecintaan terhadap stadion Benteng dan sepak bola. Sekaligus aksi simbolik menentang penggusuran Stadion Benteng jadi RTH,” kata Sekretaris Persikota Tangerang Ronny K Suryanegara, Senin (3/4/2017).

stadion benteng 

Menurut Ronny,  aksi ini sudah dilakukan sejak minggu lalu dengan melibatkan teman-teman dari Benteng mania. Bagian yang dicat di sekitar kantor sekretariat Persikota.

“Tidak semua dicat, karena di sini juga ada kantor Persita, jadi bagian kita saja,” ungkapnya.

Kedepan, Ronny mengatakan bahwa pihaknya akan membuat forum diskusi dengan mengundak eksekutif, legislatif dan tokoh-tokoh sepak bola di Kota Tangerang terkait pengalih fungsian Stadion Benteng.

“Hal ini harus dibahas lintas sektoral, dibicarkan secara terbuka. Jangan main gusur saja stadion bersejarah ini,” pungkas Ronny.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill