Connect With Us

Banjir di Pasir Kalong Cikupa Capai Dua Meter

Mohamad Romli | Rabu, 5 April 2017 | 14:00

Banjir yang melanda Kampung Pasir Kalong masih belum surut, dalam pantauan saat ini Ketinggian Banjir Masih Dua Meter, di Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang yang terjadi sejak Selasa siang (04/4/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda Kampung Pasir Kalong, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang yang terjadi sejak Selasa (04/4/2017) siang  masih belum surut.

Pantauan TangerangNews.com dilokasi, Rabu (05/4/2017) pukul 14.30 WIB, ketinggian air masih sekitar dua meter di lokasi RT 05/01 desa setempat.  Selain itu, banjir juga melanda Kampung Pasir Ampel RT 08/01,  Kampung Kosambi RT 03/01 Desa Cibadak.

Imam warga setempat mengatakan, banjir ketinggian air mulai perlahan-lahan mulai surut. Namun, untuk di lokasi Pasir Kalong, ketinggian air masih sekitar dua meter.

"Di sini (Pasir Kalong) yang paling parah, ketinggian air masih sekitar dua meter," katanya kepada TangerangNews.com di lokasi.

Imam mengatakan, banjir di Kampung Pasir Kalong yang terjadi saat ini yang terparah, meskipun lokasi tersebut menjadi langganan banjir. "Sejak ada perluasan jalan tol, banjir terjadi seperti saat ini, air ketahan, enggak ngalir," tambahnya.

Dikatakan juga oleh Imam, sebanyak 44 kepala keluarga terdampak oleh banjir tersebut.  Sehingga saat ini mereka harus mengungsi di tenda yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.

Sedangkan soal kerugian materi,  mengatakan, sebagian besar peralatan rumah tangganya tidak sempat untuk diselamatkan.

"Saya ditelepon jam satu siang oleh bapak, pas saya pulang air sudah setinggi badan. Sehingga komputer, televisi, mesin cuci, dan perlengakapan rumah tangga lainnya tidak bisa saya selamatkan," pungkasnya.

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, sebagian korban banjir di kampung Pasir Kalong belum kembali ke rumah-nya karena banjir masih menggenangi rumah mereka.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Cari Identitas Kota, Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik Khas Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:27

Kesempatan bagi para desainer, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat umum untuk mengukir identitas budaya Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill