RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak
Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang menyebabkan banjir di Kampung Pasir Kalong dan Kampung Kosambi, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (04/4/2017).
"Banjir terjadi sekitar pukul 15.00 saat terjadi hujan deras. Ada sekitar 200 kepala keluarga yang terkena dampak," kata Agus Suryana, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Selasa (04/4/2017).
Agus mengatakan, ketinggian air di lokasi banjir dari sepinggang orang dewasa hingga ada yang sampai hampir menyentuh atap rumah.
Agus mengaku, BPBD Kabupaten Tangerang sudah menerjunkan dua regu pasukan ke lokasi banjir tersebut.
"Kami sudah menerjunkan dua regu pasukan, tenda sudah didirikan untuk menampung korban banjir," terangnya
Dijelaskan Agus, kampung yang terkena musibah banjir tersebut adalah wilayah langganan banjir, karena berada didataran rendah tempat pertemuan arus air saat hujan terjadi.
"Penyebab banjir karena curah hujan tinggi dan lokasi banjir saat ini sudah menjadi daerah cekungan yang merupakan tempat pertemuan aliran air. Sementara disekelilingnya sudah dibangun dan diurug oleh pengusaha," terang Agus
Ditambahkan Agus, pembuangan air dilokasi tersebut hanya mengandalkan gorong-gotong milik pengelola tol Tangerang-Merak PT Marga Mandala Sakti yang melintasi dibawah jalan tol menuju ke irigasi milik perumahan Telaga Bestari.
"Diameter (gorong-gorong) pun tidak sesuai lagi dengan volume air hujan yang ada," ungkapnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa atas bencana tersebut.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Seorang pemuda bernama Anom Pandewoso, 23, ditemukan tewas tenggelam setelah terjatuh di aliran saluran air di Kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 5 Mei 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews