Connect With Us

Sering Banjir, Warga Ciledug Curhat ke Wali Kota

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 5 Maret 2017 | 20:38

Sering Banjir, Warga Ciledug Curhat ke Wali Kota (Tangerangnews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNews.com-Sejumlah Warga di Kecamatan Ciledug mengadu ke Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah soal banjir yang kerap terjadi ketika musim hujan tiba. Keluhan itu disampaikan langsung saat Wali Kota menggelar Safari Pembangunan di Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Jumat (3/3/2017) malam.

Seperti yang dikatakan Zulkifli, warga Kelurahan Paninggilan, Ciledug, yang ingin dibangunkan saluran air di daerah Japos yang berada di perbatasan Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.“Kami mohon perkenan Pak Wali Kota, ini terkait dengan Drainase di Japos, kami berbatasan langsung dengan Pokdok Jati, Tangsel. Kalau hujan lebat di Jalan Raya Pondok Jati sering banjir mohon perhatian bapak untuk bisa mengkomunikasikan dengan Wali Kota Tangerang Selatan,” ujar Zulkifli.

Warga Komplek Peruri yang diwakili oleh Imam Suhendi juga mengeluhkan banjir yang terjadi di perumahannya akibat dari saluran air yang masih belum optimal menampung air. “Saluran airnya meluap kalau hujan lebat,” katanya.Menanggapi pertanyaan warga tersebut, Arief meminta kepada masyarakat untuk bisa lebih peduli terhadap lingkungannya dengan melakukan kerja bakti membersihkan saluran air. “Drainase Japos kita baru kemarin komuniaksi dengan Bu Airin. Saya juga sudah minat ke Bu Airin supaya dibangun Tandon,” ujarnya.

Arief juga meminta masyarakat untuk juga berinisiatif dengan membuat biopori atau bioretensi. Pasalnya, sekarang banyak tanah kosong yang sudah dibangun kontrakan dan kos-kosan. “Makanya nanti kita akan atur pembangunan kos-kosan dan kontrakan,” terangnya.

Arief juga menerangkan kepada warga yang mengeluhkan kondisi Jalan Mencong yang berlubang dan hanya ditambal konblok oleh PU. “Kami memang berencana untuk melakukan penebalan di Mencong, namun sementara karena memang masih musim hujan kita tambal sementara pake konblok,” jelasnya lagi.Safari pembangunan ini dihadiri RT dan RW serta kader posyandu. Selain Wali Kota, sejumlah pejabat yang memberikan paparan diantara Wakil Wali Kota Sachrudin, Sekretaris Daerah Dadi Budaeri dan seluruh SKPD. (RAZ)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANTEN
 Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37

Provinsi Banten menjadi wilayah dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup memprihatinkan sepanjang Januari hingga September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill