Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com- Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Tangerang, Selasa sore (28/3/2017). Akibat hujan yang disertai angin kencang tersebut, beberapa titik ruas jalan raya Serang, Kabupaten Tangerang banjir.
Pantauan TangerangNews.com banjir terjadi di kilometer 24, Desa Sentul Jaya, ketinggian banjir sekitar 30 centimeter. Banjir juga terjadi di area masuk kawasan industri olex serta di area lampu merah Balaraja. Di lokasi ini, air sampai masuk ke halaman ruko serta kantor pajak. Terpantau arus lalu lintas tersendat.
Sementara pohon tumbang akibat angin kencang terjadi disamping kecamatan Balaraja. Pohon dipinggir jalan raya serang tersebut tumbang. Dua orang warga terpantau sedang membereskan pohon tumbang tersebut.
"Untung enggak sampai menimpah motor," kata warga tersebut.
Dibeberapa lokasi lain di Kabupaten Tangerang, pohon tumbang pinggir jalan juga terjadi di kawasan Summarecon Mall Serpong (SMS), Kecamatan Kelapa Dua. Sementara diarea pemukiman warga, pohon tumbang terjadi di perumahan Medang Lestari, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang.
Heru, warga yang berada di Blok D perumahan Medang Lestari menceritakan, hujan deras dan angin kencang membuat tumbang pohon pisang disekitar kediamannya."Pohon-pohon pisang disamping rumah rubuh, sampe kabel telepon pun terputus karena tertimpa pohon," katanya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wilayah IV (Jakarta, Banten, dan Kalimantan Barat) kini menghadirkan kanal layanan terbaru bernama Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA).
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews