Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur wilayah Tangerang Raya Sabtu sore (01/4/2017) menyebabkan banjir di beberapa titik jalan Perumnas 2, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Pantauan TangerangNews.com semalam, ketinggian air sekitar 30 centimeter terjadi di jalan Rorojongrang depan pusat perbelanjaan Indo Grosir, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
"Sejak jam enam sore air meluap, karena tidak ada drainase disepanjang jalan," kata Andri, pedagang kaki lima yang mangkal dilokasi tersebut.
Sementara lokasi lain yang juga dilanda banjir adalah jalan Empu Barada Raya, lokasi perbatasan antara wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
Jalan Kalasan Raya, Jalan Mendut Raya dan jalan Pawon Raya juga dilanda banjir, bahkan kondisi banjir di Jalan Mendut Raya adalah yang terparah, air bahkan sampai masuk ke pemukiman warga dan tidak ada kendaraan roda dua yang berani melintas dijalan tersebut.
"Enggak hujan deras saja setiap hari jalan ini (Mendut Raya) selalu banjir. Kalau hujan deras seperti ini, air sampai masuk ke rumah warga di dekat jalan," kata Maman, penarik becak yang sedang mangkal dilokasi tersebut.
Pantauan TangerangNews.com Sabtu (01/4/2017) pukul 23.30 WIB, kondisi banjir sudah surut, hanya tinggal genangan disisi jalan. Namun di jalan Mendut Raya masih dalam kondisi banjir Karena drainase tidak berfungsi dengan maksimal.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews