IPM Tangsel Capai 84,81, Angka Pengangguran Turun Jadi 5,09 Persen
Senin, 26 Januari 2026 | 19:04
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mencatatkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 84,81 per Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur wilayah Tangerang Raya Sabtu sore (01/4/2017) menyebabkan banjir di beberapa titik jalan Perumnas 2, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Pantauan TangerangNews.com semalam, ketinggian air sekitar 30 centimeter terjadi di jalan Rorojongrang depan pusat perbelanjaan Indo Grosir, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
"Sejak jam enam sore air meluap, karena tidak ada drainase disepanjang jalan," kata Andri, pedagang kaki lima yang mangkal dilokasi tersebut.
Sementara lokasi lain yang juga dilanda banjir adalah jalan Empu Barada Raya, lokasi perbatasan antara wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
Jalan Kalasan Raya, Jalan Mendut Raya dan jalan Pawon Raya juga dilanda banjir, bahkan kondisi banjir di Jalan Mendut Raya adalah yang terparah, air bahkan sampai masuk ke pemukiman warga dan tidak ada kendaraan roda dua yang berani melintas dijalan tersebut.
"Enggak hujan deras saja setiap hari jalan ini (Mendut Raya) selalu banjir. Kalau hujan deras seperti ini, air sampai masuk ke rumah warga di dekat jalan," kata Maman, penarik becak yang sedang mangkal dilokasi tersebut.
Pantauan TangerangNews.com Sabtu (01/4/2017) pukul 23.30 WIB, kondisi banjir sudah surut, hanya tinggal genangan disisi jalan. Namun di jalan Mendut Raya masih dalam kondisi banjir Karena drainase tidak berfungsi dengan maksimal.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mencatatkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 84,81 per Januari 2026.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews