Connect With Us

Ini Sesal Korban Banjir di Fly Over Cibodas karena tak ada petugas

Mohamad Romli | Sabtu, 1 April 2017 | 23:00

Puluhan korban banjir yang motornya mogok di bawah fly over Cibodas, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang karena terjebak banjir pada Sabtu (01/04/2017) malam. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

 
TANGERANGNEWS.com-Puluhan korban banjir yang motornya mogok di bawah fly over Cibodas, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang karena terjebak banjir pada Sabtu (01/04/2017) malam menyesalkan  tidak adanya  petugas yang mengatur arus lalu lintas dilokasi tersebut.  Sebab, jika saja ada petugas tak akan mereka terjebak di kolong fly over tersebut.


"Enggak ada petugas mas, saya kira enggak sedalam itu. Makanya tadi terus aja tancap gas, enggak tahunya dalem banget," kata Andri, warga Cimone yang tengah berusaha menghidupkan motornya karena mogok.

mogok

Hal serupa dikatakan Intan, seorang karyawan yang hendak pulang. Diajuga tidak mengetahui kedalaman air di depan tempat perbelanjaan Tip Top tersebut bisa membuat motor yang dikendarainya mogok.

"Tadi saya kira enggak terlalu dalam airnya, karena yang lain juga enggak ada yang putar arah, jadi saya terus saja maju," katanya.        Eman, seorang pedagang warung kaki lima dilokasi mengatakan, air dari kali Sabi meluap sejak pukul 17.00 WIB, air terus bertambah tinggi. "Tadi paling tinggi sekitar jam 19.30 WIB, kemudian mulai berangsur surut," katanya.

Namun,  kata Eman, banjir yang terjadi saat ini tidak terlalu besar, hal ini juga yang membuat motor dan juga kendaraan roda empat berani melintas dibawah jembatan tersebut meski beresiko mogok.


"Mungkin dianggapnya enggak terlalu dalam, jadi mereka tetap melintas dibawah fly over," ujarnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 | 22:12

Seorang calon penumpang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan dua kernet bus di depan Indomaret RS Sari Asih, Kota Serang, Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:03

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang melakukan pengambilan sampel Sungai Cimanceuri yang tercemar di tiga lokasi di sekitar Kawasan Industri Milenium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill