Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang pada Sabtu (01/4/2017) sore menyebabkan beberapa ruas jalan banjir. Salah satunya adalah di Jalan Raden Intan Raya, Kelurahan Ciboas, Kecamatan Cibodas, Perumnas 4, Kota Tangerang.
Ikhsan warga setempat yang sedang mengatur arus lalu lintas mengatakan, lokasi tersebut menjadi langganan banjir sejak tahun 2007. Meski ketinggian jalan sudah dinaikkan, tetapi sampai saat ini, banjir masih tetap terjadi.
"Kalau hujan deras, disini pasti banjir, tadi sekitar pukul 18.00 sore, ketinggian air sampai sepaha orang dewasa," katanya kepada TangerangNews.com
Menurut Ikhsan, banjir tersebut dikarenakan luapan air dari Kali Sabi, karena posisi lokasi tersebut lebih rendah, sehingga menjadi titik kumpul air."Kalau hujan kali Sabi meluap airnya mengalir kesini," tambahnya.
Sementara Habib Hannajar, masih warga setempat mengatakan, akibat banjir tersebut, kendaraan tidak bisa melintas, padahal jalan tersebut salah satu jalan yang cukup padat dilalui kendaraan yang hendak menuju jembatan fly over Cibodas, Kota Tangerang.
"Dari tadi kami tutup akses jalannya. Untuk motor kami alihkan memutar ke jalan lain," katanya yang berdiri ditengah ketinggian air setengah dengkul orang dewasa.
Pantauan TangerangNews.com dil
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sepanjang 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 339.200 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews